Beranda Jateng Fadholi Ajak Tangkal Radikalisme Melalui Empat Pilar Kebangsaan

Fadholi Ajak Tangkal Radikalisme Melalui Empat Pilar Kebangsaan

15
BERBAGI
Tangkal Radikalisme : Anggota MPR RI Drs.H. Fadholi saat mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan kepada para guru agama di Semarang. ( foto : dekan bawono/ jateng pos).

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANGAnggota MPR RI Drs H Fadholi mengajak kepada para guru agama Islam di Semarang untuk selalu meningkatkan persatuan dan kerukunan. Guru juga diminta untuk terus memupuk semangat kebangsaan di kalangan anak didiknya.

“ Karena guru memiliki peran yang sangat vital dalam menanamkan semangat kebangsaan kepada anak didiknya. Sosialisasi ini bisa ditularkan kepada anak didiknya. Sehingga bisa memupuk dan menumbuhkan rasa cinta tanah air, sekaligus agar tidak menjadi aliran keras ( faham radikal). Guru harus menjadi penguat empat pilar kebangsaan,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Nasdem MPR RI  saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yang diikuti sekitar 150 guru agama Islam di Gedung Asrama Haji Transit  Islamic Centre, Semarang, Senin (14/5) lalu.

Dijelaskan Fadholi, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, sebagai nilai dasar tentang ke-Indonesiaan atau pondasi dari semangat nasionalisme. “ Maka jangan sampai ada generasi muda, khususnya para pelajar  terjerumus ke arah faham-faham yang bertentangan dengan Pancasila, sehingga pentingnya peran guru sebagai pembimbing,” ujar Fadholi.

Dalam kesempatan itu, Fadholi juga berpesan kepada para guru peserta sosialisasi untuk selalu meningkatkan tali persaudaraan dan meningkatkan tenggang rasa serta saling hormat menghormati diantara sesama. Terlebih  di bulan suci ramadhan ini.”Kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan. Bila nilai itu tertanam, maka tidak ada lagi permusuhan,” imbuhnya.

Selain sosialisasi empat pilar kebangsaan, para guru juga mendapatkan pelatihan penulisan artikel karya ilmiah yang dipandu oleh Dr.Guntur F Prisanto,SE,SH,M.Hum,MH  yang merupakan Wakil Ketua IV Bidang Kemitraan dan Kewirausahaan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Jakarta serta dihadiri oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Semarang Drs.H. Muh Habib MM. (deb/bis)