Beranda Jateng Fadholi Tekankan Pentingnya Menumbuhkan Semangat Solidaritas

Fadholi Tekankan Pentingnya Menumbuhkan Semangat Solidaritas

86
BERBAGI
Seminar Kebangsaan dan Musda Pengurus Disabilitas Kabupaten Semarang dilakukan anggota MPR RI Drs.H. Fadholi. FOTO:DEKAN BAWONO/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. SALATIGA- Sebagai bangsa yang besar dan majemuk, yang terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan golongan, maka perlu ditumbuhkembangkan semangat solidaritas dan kerukunan agar selalu tercipta toleransi dan kebersamaan.
Demikian diungkapkan anggota MPR RI Drs.H.Fadholi saat menggelar Seminar Kebangsaan dan Musda Pengurus Disabilitas Kabupaten Semarang di Joglo Kauman Kidul, Senin (12/2) kemarin. Kegiatan ini dihadiri para tokoh masyarakat dan juga pengurus disa
Dalam seminar dengan tema ‘ Meretas Batas Dalam Keterbatasan’ itu, Fadholi menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama. Demikian pula dalam memberikan perlindungan dan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga negara.
“Sehingga kepada saudara-saudara kita yang memiliki kekurangan fisik, jangan pernah putus asa. Tetap semangat untuk terus berjuang dan berkarya,” ujar Fadholi memberikan semangat kepada para peserta seminar.
Legislator Partai Nasdem ini juga berharap dan memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas agar bisa ikut menumbuhkan semangat kerja dan kemandirian. “Saya bangga dengan saudara-saudara kita ini, meski dalam keterbatasan namun mampu mandiri dan memiliki etos kerja yang tinggi,” tandasnya.
Bila semua warga negara mendapat hak dan kesempatan yang sama, maka akan tercipta keadilan sosial bagi seluruh masyarakat yang otomatis merupakan pengamalan dari Pancasila.
Dalam kesempatan itu, Fadholi juga menegaskan tentang pentingnya penanaman semangat kebangsaan kepada masyarakat. Karena dengan begitu, akan tumbuh semangat nasionalisme dan patriotisme.
“Bila semangat kebangsaan sudah tertanam dalam diri masing-masing, maka empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan lestari,” pungkasnya. (deb/biz/muz)