Beranda Travelling Kuliner Filosofi Kopi Semarakan Geliat Kota Lama

Filosofi Kopi Semarakan Geliat Kota Lama

350
KEDAI KETIGA : Chicco Jerikho Chief Operasional Filosofi Kopi tengah menunjukan salah satu sudut oulet koleksi Filosofi Kopi Apparel di Kawasan Kota Lama Semaran
KEDAI KETIGA : Chicco Jerikho Chief Operasional Filosofi Kopi tengah menunjukan salah satu sudut oulet koleksi Filosofi Kopi Apparel di Kawasan Kota Lama Semaran

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Filosofi Kopi tidak ingin hanya menjadi jujugan penikmat dan pecinta kopi, namun juga memberi edukasi tentang keunikan ragam Kopi khas nusantara. Hal itu seiring dengan dibukanya kedia ketiga Filosofi Kopi di Kota Lama Semarang. Dihadiri Hendrar Priahadi Waliko Semarang dan segenap tamu undangan, Soft Launcing Filosofi Kopi diharapkan mampu menyemarakan geliat Kota Lama Semarang yang kini tengah berbenah sebagai salah satu detinasi sejarah wisata nasional.

Chicco Jerikho, Chief Operasional PT Filosofi Kopi Mandiri dan juga artis pemeran Ben dalam fi lm layar lebar Filosofi Kopi mengatakan, Semarang khususnya di Kawasan Kota Lama menjadi pilihan outlet ketiganya setelah sukses di Jakarta dan Jogjakarta.

“Kopi enak harus dibagi-bagi, kalau bisa kita buka di seluruh daerah di Indonesia. Tapi saat ini yang beruntung Semarang, semoga warga dan masyarakat penikmat kopi di Semarang bisa menjadi bagian dari kami Filosofi Kopi yang memahami ragam cita rasa kopi Nusantara,”ujarnya, kepada Jateng Pos disela acara soft launcing, Senin (11/3) di Filosofi Kopi Kota Lama Semarang, Jalan LetJen Suprapto.

Lanjut Chicco, Filosofi Kopi menawarkan racikan mix minuman berbaham biji kopi murni nusantara dari Sabang hingga Merauke. Cara meracik kopi pun diajarkan secara langsung dalam edukasi para barista andal.

“Pengunjung bisa langsung melihat cara meracik dan menyeduh kopi dengan ragam varian yang kami tawarkan. Bar terbuka dengan peralatan seduh kopi modern sengaja kami sajikan terbuka agar masyarakat benar-benar memahami cara meraciknya, tidak sekedar menikmati cita rasa khas kopi Nusantara,” terangnya.

Hendi sapaan akrab orang nomor satu Semarang, mengaku senang dan memberi apresiasi dengan hadirnya kedai Filosofi Kopi di Kawasan Kota Lama Semarang.

“Patut kami banggakan, peran swasta mau berperan aktif menghidupkan geliat Kota Lama Semarang yang kini tengah total berbenah menuju detinasi andal wisata sejarah Kota Semarang. Kedai Filosofi Kopi yang dirintis oleh orang-orang profesional ini, bisa menjadi ikon tempat ngopi dan khususnya di Kawasan Kota Lama Semarang,” tuturnya. (ucl/mar)