Beranda Jateng FPI Sweeping Kawasan PLTU Batang Cari Miras dan Prostitusi

FPI Sweeping Kawasan PLTU Batang Cari Miras dan Prostitusi

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, BATANG – Puluhan anggota Front Pembela Islam Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berunjuk rasa di lingkungan lokasi proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap Batang karena di lokasi itu diduga sebagai tempat prostitusi terselubung dan tempat penjualan minuman keras, Rabu.

Sebelum ke lokasi PLTU Batang, massa juga bergerak ke sejumlah titik lokasi yang diduga sebagai tempat kemaksiatan seperti Pantai Sigandu dan lokasi prostitusi yang berada di belakang pasar induk Batang.

Pada aksi itu, anggota FPI juga membentangkan sebuah poster yang bertuliskan “Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah, Hormati Bulan Suci Penuh dan Jauhkan Diri dari MaksiaT”.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Kabupaten Batang, Aji Puspito mengatakan bahwa aksi tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain itu, kata dia, mengajak pada tempat hiburan dan warung makan, dan tempat maksiat agar menghentikan aktivitasnya.

“Oleh karena, menyisir pada sejumlah titik lokasi yang diduga sebagai tempat maksiat. Aksi ini akan kami mulai dari lokasi Hutan Rajawali menuju Pantai Sigandu, dan lokasi PLTU di Ujungnegoro,” Ia mengatakan FPI sangat peduli dan berharap proyek pembangunan PLTU Batang dapat selesai dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Kendati demikian, kata dia, FPI dan komunitas masyarakat khawatir pada lokasi PLTU akan timbul tindakan maksiat apabila mulai saat ini tidak dicegah.

“Oleh karena, kami berharap pada pimpinan BPI dapat mencegah timbulnya kemaksitan di lokasi proyek listrik yang begitu megah itu karena di lokasi tersebut terdapat sebuah makam syeh besar yang harus kita jaga. Siapa pun pimpinan proyek PLTU Batang, harus dapat mencegah kemaksiatan dan hura-hura, tidak membuka tempat kafe, dan peduli terhadap kenyamanan pada lingkungan masyarakat,” katanya. (hfd/ant)

BERBAGI