Beranda Sekolah Hebat Opini Guru “Gatoel” Bikin Senang Belajar Nembang

“Gatoel” Bikin Senang Belajar Nembang

54
Khairil Akbar,S.Pd Guru Bahasa Jawa SMP Negeri 2 Kandangan

Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan adalah sesuatu yang tidak mudah. Lebih lagi jika kurang adanya minat dari para peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam mewujudkan kondisi tersebut dengan cara kreatif dan inovatif. Pembelajaran yang menyenangkan tentu tidak sekedar menjadikan peserta didik merasa senang, namun tetap terarah menuju tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Sesuai dengan pendapat Meier (2004:92-100) bahwa kegembiraan bukan berarti menciptakan suasana ribut atau huru-hara. Kegembiraan berarti bangkitnya motivasi belajar, adanya keterlibatan penuh yang membahagiakan pada diri si pembelajar.

Materi tembang macapat dalam pelajaran Bahasa Jawa termasuk materi yang kurang diminati oleh peserta didik, yang nyatanya adalah generasi milenial. Mereka menganggap bahwa pelajaran tembang macapat adalah kuno dan ketinggalan jaman. Di lain sisi tembang macapat harus tetap dilestarikan sebagai kekayaan budaya bangsa.

Penggunaan media yang dirasa ‘dekat’ dengan pembelajar sangat diperlukan untuk mempermudah pemahaman materi sekaligus dapat menciptakan suasana yang menyenangkan. Menurut Sudjana (2010:2) bahwa guru akan mendapatkan banyak manfaat dan keuntungan jika menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran, yakni materi yang disampaikan akan lebih mudah dimaknai anak sehingga tujuan pembelajaran yang ditentukan dapat dikuasai oleh anak.

Aplikasi “Gatoel” menjadi solusi yang diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang aktif sekaligus menyenangkan sehingga peserta didik menjadi lebih berminat untuk belajar tembang macapat. Gatoel adalah singkatan dari gamelan toetoel. Toetoel (tutul) dalam bahasa Jawa berarti menekan atau menyentuh dengan jari. Gatoel merupakan aplikasi android yang dapat dimainkan sebagai pengganti gamelan, yang kenyataannya tidak semua sekolah memiliki seperangkat gamelan. Selain itu peserta didik adalah generasi digital, sangat akrab dengan Hand Phone (HP) yang mereka miliki. Aplikasi Gatoel dapat diunduh dengan HP android melalui aplikasi Play Store. Terdapat 9 macam alat musik gamelan di dalamnya, yaitu saron, demung, peking, slenthem, bonang barung, bonang penerus, kenong, kempul dan kendang. Selain kendang, gamelan tersebut tersedia dalam dua tangga nada pentatonis yakni pelog dan slendro. Cara memainkannya pun sangat mudah, cukup dengan menyentuh atau menekan (nutul) pada tangga nada yang tampak pada monitor HP, maka akan terdengar suara sesuai notasi yang ditekan.

Media gatoel juga digunakan oleh peserta didik kelas 7 SMP Negeri 2 Kandangan dalam mempelajari materi nembang macapat sinom (melagukan karya sastra macapat sinom). Proses pembelajaran diawali dengan membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, anggotanya terdiri dari 4 atau 5 orang. Masing-masing kelompok menggunakan satu HP android yang terinstal aplikasi gatoel di dalamnya. Setiap kelompok dibagikan teks syair dan notasi tembang macapat sinom. Satu anggota kelompok bertugas memainkan notasi tembang dengan gatoel secara bertahap, kemudian anggota yang lain menyanyikan syairnya sesuai irama yang didengar. Hal tersebut dilakukan berulang-ulang hingga baris terakhir. Agar masing-masing kelompok tidak saling terganggu, lokasi kelompok perlu diatur sebaik-baiknya sehingga tercipta pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan. Setelah sampai waktu yang ditentukan, masing-masing kelompok bergiliran mempresentasikan hasil belajarnya di depan kelas.

Penggunaan media gatoel dalam pembelajaran nembang memperlihatkan peserta didik lebih aktif dan merasa senang. Pembelajaran yang aktif dengan kesadaran sendiri menunjukkan minat para peserta didik untuk mencapai hasil dari tujuan pembelajaran. Hisyam Zaini (2011:5) menyatakan bahwa pembelajaran aktif merupakan suatu pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk belajar secara aktif, artinya peserta didik mendominasi aktivitas pembelajaran.

 

 

Oleh:

Khairil Akbar,S.Pd

Guru Bahasa Jawa SMP Negeri 2 Kandangan