Beranda Utama Gempa di Lebak Sebabkan Ratusan Rumah Rusak

Gempa di Lebak Sebabkan Ratusan Rumah Rusak

BERBAGI
Kondisi rumah warga di salah satu kecamatan di Kabupaten Lebak setelah diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR. FOTO:JPNN

JATENGPOS.CO.ID. JAKARTA- Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1/2018), menyebabkan ratusan rumah rusak di kawasan tersebut.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, dari hasil evakuasi kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lebak, ada seratusan rumah rusak akibat insiden itu.

“Tersebar di sepuluh kecamatan. Paling banyak ada di Kecamatan Panggarangan, ada 92 rumah rusak di sana,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (23/1).

Kemudian di Kecamatan Bayah ada satu masjid dan dua rumah, lalu di Wanasalam ada enam rumah, di Cilogerang sembilan rumah dan Lebak Gedong ada 11 rumah dan satu puskesmas.

“Ada juga di Sobabg dua rumah, Cimarga dua rumah, Sajira satu rumah, Cihara satu rumah dan Cirinten dua rumah,” tambah Iqbal.

Iqbal menambahkan, aparat kepolisian dari Polres Lebak, Polres Pandeglang dibantu Polda Banten telah hadir di lokasi untuk membantu warga yang menjadi korban gempa.

“Sebagai bentuk empati dan peduli kepada masyarakat Polda Banten juga telah mengirimkan Tim SAR yang terdiri dari Brimob, Sabhara dan Bid Dokes untuk langsung ke lokasi,” tambah dia.

Tak hanya itu Polda Banten juga telah membuat posko bencana yang didirikan di sekitar lokasi gempa dan di polsek, polres dan polda.

Kabag Humas Pemkab Lebak, Eka Prasetiawan menjelaskan sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan. Ratusan rumah yang mengalami kerusakan ini berada di 13 Kecamatan yang ada di Pemkab Lebak.

“Data sementara ada 344 rumah yang rusak,” ujar Eka kepada Warta Kota di Lebak, Selasa (23/1/2018).

Ia merinci sebanyak 303 rumah warga mengalami rusak ringan sementara 41 rumah rusak berat. “Paling banyak bangunan yang runtuh ada di Kecamatan Bayah, Panggarangan, dan Cijaku,” ucapnya.

Di Kecamatan Cijaku ada sekitar 120 rumah yang rusak. Di Panggarangan sebanyak 92 dan pesisir Bayah ada 64. “Rumah warga yang rusak berat di Bayah paling banyak jumlahnya 23, karena Bayah lokasinya berada di pesisiran dekat laut,” kata Eka.

Menurut Eka, jajarannya masih terus melakukan pendataan. Pihak Pemkab Lebak juga melakukan evakuasi terhadap warga dan mendirikan posko pengungsian. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan luka – luka,” paparnya. (mg1/jpnn/warkot/muz)

BERBAGI