Beranda Jateng Genjot Populasi Sapi, Pemerintah Impor Sapi Indukan

Genjot Populasi Sapi, Pemerintah Impor Sapi Indukan

BERBAGI
Dirjen PKH Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, mengecek kondisi sapi yang bunting. Foto : aji jarmaji/jateng pos

JATENGPOS.CO.ID. BOYOLALI – Pemerintah terus menggenjot populasi sapi dan kerbau melalui kegiatan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Melalui program ini ditargetkan terjadi lonjakan populasi sapi di Indonesia untuk mewujudkan swasembada daging dan di tahun 2026 sudah bisa ekspor.

“Itu cita-cita kita,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, dalam kunjungan kerja ke Kelompok Tani Ternak Subur di Desa Kedungdowo, Kecamatan Andong, Boyolali, Selasa (20/03).

Selain melalui program tersebut, kata I Ketut, tahun ini juga akan melakukan impor sapi indukan sebanyak 15 ribu ekor. Sapi-sapi tersebut nantikan akan dilakukan inseminasi buatan (IB) untuk meningkatkan kwalitas genetik.

“Tahun ini kita akan datangkan 15 ribu indukan (Sapi). Kemungkinan dari Australia,” sebutnya.

Menurut dia, populasi sapi secara nasional sebanyak 16 juta ekor. Melalui program Upsus Siwab tersebut dia menyatakan telah terjadi peningkatan populasi. Pihaknya mengapresiasi dan memotivasi bagi para petugas teknis lapangan dan Dinas Daerah untuk lebih giat dalam melaksanakan Upsus Siwab.

Kegiatan IB merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna yang menjadi pilihan utama untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan IB, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak.

I Ketut Diarmita beranggapan, peternak sebagai tulang punggung peternakan nasional sudah saatnya harus berjaya. “Untuk itu, Pemerintah melanjutkan kembali kegiatan Upsus Siwab pada Tahun 2018 untuk percepatan pencapaian target kelahiran sapi dan kerbau secara masif dan serentak,” ujarnya.

Disampaikan dia, pada tahun 2017 capaian kinerja Upsus Siwab dinilai cukup berhasil.

Untuk pelayanan IB dari bulan Januari 2017 sampai dengan Maret 2018 terealisasi sebanyak 4.905.881 ekor. Kemudian sapi dalam kondisi bunting sebanyak 2.186.892 ekor dan kelahiran ternak sebanyak 1.051.688 ekor.

Sedangkan untuk capaian kinerja Upsus Siwab pada bulan Januari sampai dengan Maret 2018 ini sebanyak 929.411 ekor atau dari target IB sebanyak 750.000 ekor. Raihan untuk kebuntingan sebanyak 294.774 ekor atau 65,7% dari target 448.689 ekor. Sedangkan pedet yang lahir sebanyak 140.553 ekor atau 31,87% dari target 440.997 ekor. (aji/muz)