Beranda Semarang GP Daftar Sebagai Calon Ketua PWI Jateng

GP Daftar Sebagai Calon Ketua PWI Jateng

48

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Jurnalis senior Gunawan Permadi resmi mendaftar sebagai calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng. 

Didampingi tim pemenangan dan beberapa wartawan, GP, panggilan akrab jurnalis yang berkarir di Suara Merdeka itu datang ke sekretariat pendaftaran di markas PWI Jateng Jl Mugas, Kamis (10/9). 

    

Usai diterima panitia pendaftaran, GP mengatakan kedatangannya adalah untuk memenuhi ketentuan yang diwajibkan Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jateng. 

Sesuai dengan arahan Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, proses pemilihan calon ketua PWI Jateng periode 2020-2025 diawali dengan pendaftaran calon yang dibuka pada 10 September hingga 12 September 2020.

“Saya ingin memberikan sumbangsih bagi organisasi profesi wartawan ini secara profesional untuk kemanfaatan wartawan dan industri media di Jawa Tengah,” kata GP, yang juga dikenal sebagai Pemimpin Redaksi Suara Merdeka.

PWI Jateng, kata dia, harus menjadi lembaga yang menaungi dan menampung semua jurnalis dari seluruh media massa di provinsi ini. Organisasi PWI merupakan wahana perjuangan wartawan dan karena itu harus dimiliki oleh seluruh wartawan tanpa terkecuali. 

“Sebagaimana pesan almarhum mahaguru jurnalis Jakob Oetama, bekerja tidak hanya mencapai kesuksesan karier tetapi juga menjaga kejujuran dan integritas. Itu pula yang mendasari jurnalis bekerja, kejujuran dan integritas,” papar GP.

Di tengah tantangan terberat industri media massa saat ini karena perubahan zaman ditambah pukulan pandemi Covid-19, organisasi profesi wartawan harus berperan vital memberikan solusi dan langkah-langkah strategis. Hal itu hanya bisa tercapai apabila seluruh wartawan bersatu padu membangun soliditas profesi. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) adalah instrumen formal yang harus diikuti dengan soliditas profesional semua wartawan.

“Industri media ada karena fungsi jurnalis. Pandemi saat ini mengajak kita untuk lebih utuh berkolaborasi, bukan berkompetisi. Cara kerja industri media bukan saling mematikan, namun saling menumbuhkan. Organisasi profesi memiliki kekuatan besar mendorong kolaborasi itu,” jelas pria yang hobi bermain gitar klasik itu.

Tidak ada istilah kompetitor. Dia mencontohkan, Suara Merdeka sebagai perusahaan media terbesar di Jawa Tengah selalu terbuka bekerja sama dengan lembaga media lain seperti misalnya dengan PRSSNI Jateng, katadata, viva networks, dan ayomedia group. Suara Merdeka juga berjejaring dengan empat media utama Bali Post, Kedaulatan Rakyat, dan Pikiran Rakyat untuk bersama menjawab tantangan. 

“Nah, PWI Jateng harus berperan sebagai poros profesional untuk kolaborasi jurnalis di Jawa Tengah. Visi inilah yang mendorong saya mendaftar sebagai calon ketua PWI Jateng,” tegasnya.

GP berkeyakinan, konferprov dengan salah satu agenda pemilihan ketua akan berlangsung baik dan menggembirakan sebagai cermin profesionalitas dan kemartabatan jurnalis.(udi)