Beranda Ekonomi Gubernur Jateng Resmikan Tokopedia Care Di Semarang

Gubernur Jateng Resmikan Tokopedia Care Di Semarang

50
Peresmian : Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah bersama Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison foto bersama usai peresmian Gedung Tokopedia Care di Semarang. Foto : DOK/JATENG POSA

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meresmikan Gedung Tokopedia Care di Jalan Jl. Gemah Kencana I Pedurungan Kota Semarang, Selasa (24/11)

Dalam peresmian Gedung Tokopedia Care terbesar di Indonesia juga dihadiri   Vice Chairman dan Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, Pjs. Wali Kota Semarang, Drs. Tavip Supriyanto, M. Si. dan VP of Customer Excellence Tokopedia, Rudy Dalimunthe.

Dalam sambutannya Ganjar memberikan apresiasi atas pendirian gedung Tokopedia Care sebagai pusat layanan pengguna Tokopedia di Kota Semarang.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jateng, saya sangat mengapresiasi atas pendirian Tokopedia Care di Kota Semarang ini. Semoga bisa terus memberikan solusi terbaik bagi masyarakat. Tokopedia Care Semarang ini juga bisa dimanfaatkan para talenta lokal terbaik di Jawa Tengah untuk berkarya bagi Indonesia melalui teknologi,” tutur, Ganjar.

Ditempat yang sama, Vice Chairman dan Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison menegaskan, pendirian Tokopedia Care di Kota Semarang karena banyaknya penduduk Kota Semarang yang menggunakan Tokopedia dalam bertransaksi.

“Kurang lebih 1 dari 5 penduduk di Kota  Semarang sudah bertransaksi melalui Tokopedia. Animo masyarakat Kota Semarang sangat signifikan, inilah alasan membangun Tokopedia Care di Kota Semarang,” ujarnya.

Lebih lanjut Leontinus menegaskan, pendirian Gedung Tokopedia Care di Kota Semarang ini juga sebagai perwujudan satu dari tiga DNA Tokopedia yakni Focus on Consumer.

“Di Jawa Tengah sendiri, banyak talenta-talenta potensial yang didukung oleh berbagai universitas dan institusi pendidikan. Nantinya mereka dapat menjadikan Tokopedia sebagai pilihan tempat bekerja,” tambahnya.

Tokopedia, kini telah menjadi rumah bagi lebih dari 4.500 Nakama (sebutan karyawan Tokopedia). Di sisi lain, ada lebih dari 9,7 juta penjual yang hampir 100%nya UMKM bahkan 94%nya berskala ultra mikro.

“Setiap bulannya, Tokopedia dikunjungi lebih dari 100 juta masyarakat yang tersebar di 98% kecamatan di Indonesia,” pungkas, leontinus.

Berbasis layanan pengguna digital, pusat layanan Tokopedia Care menerapkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui chatbot yang dapat membantu menjawab segala pertanyaan pengguna secara lebih cepat dan tepat.

Selain itu, Tokopedia menjadi perusahaan teknologi Indonesia pertama yang mengimplementasikan Digital Customer Service berbasis AI. (bis/ucl)