Beranda Edukasi Guru Besar Unnes Ingatkan Calon Rektor Tak Boleh Terlibat Plagiarisme Penelitian

Guru Besar Unnes Ingatkan Calon Rektor Tak Boleh Terlibat Plagiarisme Penelitian

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Persoalan plagiarisme menjadi isu menarik menjelang pemilihan rektor di linkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Bahkan Guru Besar Bidang Kependudukan dan Lingkungan Universitas Negeri Semarang Prof. Saratri Wilonoyodho mengingatkan bahwa calon rektor tidak boleh pernah terlibat plagiarisme penelitian sebagaimana pernah disampaikan menteri pendidikan.

“Di klausul nomor 15 tata cara pemilihan rektor sudah dijelaskan tentang penyataan itu,” kata Saratri di Semarang, Selasa.

Sebelumnya, Rektor Unnes Fathur Rokhman diduga melakukan plagiarisme penelitian yang karyanya sama persis dengan skripsi salah satu mahasiswa perguruan tinggi itu.

Fathhur sendiri saat ini mencalonkan diri kembali sebagai rektor untuk periode 2018-2022.

Menurut dia, surat pernyataan bermaterai tersebut berimplikasi hukum.

“Ada ancaman pidana kalau yabg disampaikan dalam surat pernyataan itu tidak benar,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Komite Etik Unnes yang beranggotakan para profesor tersebut harus tegas dan tidak tebang pilih dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Kalau saya dipanggil, maka kasus berkaitan dugaan plagiarisme oleh rektor juga diproses agar jelas,” katanya.

Menurut dia, Fathur Rokhman juga harus dimintai keterangannya karena tuduhan yang dialamatkan itu juga belum tentu benar.

“Kalau memang bersalah ya harus dijatuhi sanksi, tapi kalau ternyata tidak bersalah juga harus disampaikan ke masyarakat,” katanya.(ant/udi)

BERBAGI