Beranda Politik Hadapi Pilgub Jateng 2018, Prabowo Pimpin Langsung Konsolidasi

Hadapi Pilgub Jateng 2018, Prabowo Pimpin Langsung Konsolidasi

538
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Senin (27/11) turun langsung memimpin rapat konsolidasi pemenangan Plgub Jateng 2018 di Hotel Patra Jasa, Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG Tekad Partai Gerindra untuk mendongkel dominasi PDIP di Pilgub Jateng 2018 tampaknya tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bahkan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto Senin (27/11) kemarin,  turun langsung memimpin rapat konsolidasi pemenangan di Hotel Patra Jasa, Semarang, Senin (22/11).

Rapat konsolidasi itu dihadiri oleh ketua Dewan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang Partai Gerindra se-Jateng, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jateng, serta organisasi sayap Partai Gerindra.

Tak ketinggalan dua bakal calon gubernur dari Partai Gerindra yakni Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono dan mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said juga hadir.

Setelah menghadiri Rapat Konsolidasi DPD Partai Gerindra Jateng selama kurang lebih dua jam, Prabowo langsung meninggalkan ruangan dan berjalan menuju kendaraan dengan pengawalan tanpa memberikan keterangan kepada para awak media yang telah menunggu.

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid mengungkapkan, Prabowo Subianto memerintahkan kepada semua kader  untuk siap memenangkan paslon yang akan diusung Partai Gerindra dengan partai lain di Pilgub Jateng 2018.

“Waktu yang tersisa akan kita olah. Kehadiran Pak Prabowo bentuk keseriusan Gerindra dalam Pilgub 2018  dan Pemilu 2019. Gerindra jelas, ketika muncul rekomendasi maka kader wajib hukummya untuk memenangkan baik di strktural maupun legislatif,” katanya.

Arah koalisi juga sudah mulai kelihatan antara Gerindra, PKS, dan PAN. Sepakat satu visi memunculkua nama Sudirman Said dan Ferry Juliantono. Menyusul PKB, PPP, Demokrat, dan Golkar sudah melalui tahap komunikasi arah koalisi.

“Diantara ini kita kerucutkan, siapapun yang partai dekati kita laporkan ke Pak Prabowo  bahkan Nasdem kita ajak bicara. Karena posisi Pilgub kewenangan sepenuhnya beliau, porsinya 20 persen DPP, 80 persen DPD. Selanjutnya Pak Prabowo akan mengkomunikasikan di petinggi partai,” ujarnya.

Dia memastikan, awal Desember akan ada keputusan rekomendasi paslon yang akan diusung bersama koalisi. Saat itu pula maka semua mesin partai akan bergerak mendukung paslon sampai tingkat RT dan desa.

“Bahkan Pak Prabowo menyatakan bila perlu siap turun ke daerah layaknya di Pilgub DKI. Jadi apa yang ramai di media jika di Jateng tidak ada gerakan apa-apa, tapi kita ada gerakan tapi bawah tanah. Ini strategi bukan mengalahkan PDIP tapi memenangkan seluruh rakyat Jateng. Pesan beliau, jangan sekali-kali korupsi, dan berjuang untuk rakyat, kemiskinan di Jateng masih tinggi dan entaskan,” tandasnya.

Sementara, bakal calon gubernur Sudirman Said mengaku optimis akan diusung oleh Gerindra denga koalisi partainya. Terkait cagub atau cawagub, pihaknya menyerahkan kewenangan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Saya membaca bahwa Jateng banyak kekeurangan dibanding provinsi lain, tapi ini kesempatan besar untuk menata, kesempatan besar bagi pemimpin baru, kesempatan besar bagi hadirnya pemikiran dan ide segar baru. Tapi saya menekankan rakyat ini sudah pintar dan pandai, akhirnya rakyat pun akan memilih pemimpin yang tak punya masalah, bahkan yang bersih dari korupsi. Di situ kita merasa ruang itu terbuka lebar,” paparnya.

Dia juga berharap, akan muncul paslon yang mengkerucut sehingga pertarungan menjadi head to head dengan lawan.

“Hampir semua pimpinan partai baik di DPP dan DPD berharap head to head, karena partai melihat aspirasi masyarakat harus ada perubahan di Jateng, dan itu merupakan energi besar kita penanatang untuk berkompetisi. Head to head, agar masyarakat dimudahkan memilih,” katanya.

Sementara itu, Waketum Gerindra Ferry Juliantono mengaku menyerahkan keputusan siapa yangmendapat rekomendasi sepenuhnya milik Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Kami sepakat, siapa pun yang diputuskan apakah salah satu atau berbarengan, sebagai kader saya menyerahkan pada Pak Prabowo, sebagai bacgub yang ditunjuk partai saya sudah menjalankan mandat menyelasakan sosialisasi di hampir 35 kabupaten kota, ketemu struktural dan masyarakat,  saya juga punya hasil survei yang siap diserahkan ke pak Prabowo,” katanya.(aam/udi)