Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Hafalan Solusi Keterlambatan Siswa

Hafalan Solusi Keterlambatan Siswa

113
Elsa Damayanti, S.Pd. Guru BK SMP Negeri 3 Welahan Jepara

Keterlambatan masuk sekolah merupakan suatu permasalahan yang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Hal itu tentu membawa dampak buruk pada siswa di sekolahnya. Dampak dari terlambat diantaranya : (1) ketinggalan jam pertama; (2) mendapat pembinaan; (3) kurangnya rasa percaya diri; (4) menurunnya tingkat konsentrasi. Penyebab terlambat tidak hanya karena satu persoalan. Ada beberapa penyebab yang biasanya mengakibatkan siswa terlambat termasuk di sekolah kami, SMP Negeri 3 Welahan. Beberapa diantaranya adalah: (1) bangun kesiangan; (2) lupa menyalakan alarm; (3) nongkrong terlebih dahulu di tempat penitipan sepeda motor; (4) malas berangkat sekolah karena bermasalah dengan teman, guru atau pelajaran yang dianggap terlalu sulit; (5) kurang persiapan perlengkapan sekolah karena pada malam sebelumnya tidak dipersiapkan; (6) antre mandi, apabila anggota keluarganya banyak dan harus mandi di waktu yang bersamaan; (7) tidur lagi setelah sholat shubuh, bisa dipastikan akan terlambat karena keasyikan melanjutkan mimpi lagi.

            Melihat adanya siswa yang terlambat hampir setiap hari, maka kami selaku guru BK di SMP Negeri 3 Welahan bekerjasama dengan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan menerapkan beberapa metode untuk mengurangi tingkat keterlambatan siswa diantaranya: (1) menghafal surat pendek dalam Al-Quran; (2) membersihkan lingkungan sekolah; (3) membuat puisi. Dari tiga metode tersebut, cara yang berhasil untuk menekan tingkat keterlambatan siswa yakni menghafal surat pendek dalam Al-Quran. Menghafal adalah berusaha meresapkan kedalam fikiran agar selalu ingat (Prima Tim Pena, 1999:307). Dengan menghafal, maka daya ingat siswa akan terus bekerja. Ibarat pepatah, pisau yang digunakan terus menerus akan semakin tajam. Tetapi sebaliknya, jika tidak pernah digunakan maka akan menajdi tumpul. Demikian pula dengan daya ingat siswa.

            Kami memilih metode tersebut karena 100 % agama yang dianut siswa SMP Negeri 3 Welahan adalah Islam. Letak geografis sekolah yang berada di perbatasan Demak dengan Jepara dan input siswa yang tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat yang mayoritas merupakan muslim taat.

            Alasan kedua kami memilih metode tersebut adalah untuk mengurangi hukuman fisik. Hukuman fisik mengakibatkan siswa mempunyai trauma tersendiri dan dibully oleh teman-temannya. Alasan berikutnya adalah adakalanya siswa lebih memilih pulang kembali ke rumah atau nongkrong di tempat penitipan sepeda motor daripada menerima hukuman fisik.

            Ketika terlambat, siswa diminta untuk menghafal surat pendek yang ada di dalam Al-Quran. Adapun suratnya ditentukan oleh guru BK atau Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan. Siswa diberikan waktu terbatas dalam menghafal. Untuk sumber hafalan, siswa bisa meminjam Al-Quran atau juz amma dari musholla atau perpustakaan sekolah. Selain sumber hafalan, tempat dimana siswa menghafal kami bebaskan asalkan masih berada di dalam lingkungan sekolah dan tidak mengganggu proses KBM di kelas.

            Dalam proses menghafal, siswa bisa bergantian dengan siswa yang lain untuk menyimak hafalannya sebelum setor hafalan pada guru BK atau Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan. Apabila sudah lancar dalam menghafal, siswa bisa langsung setor hafalan pada kami.

            Melalui metode ini, dapat kami simpulkan bahwa dengan menghafal surat pendek dalam Al-Quran mampu menurunkan tingkat keterlambatan siswa di SMP Negeri 3 Welahan. Semoga metode ini tetap dapat kami gunakan untuk menekan tingkat keterlambatan siswa pada tahun-tahun yang akan datang.

 

Oleh : Elsa Damayanti, S.Pd.

Guru BK SMP Negeri 3 Welahan Jepara