Beranda Pilkada Serentak 2018 Halaqoh Kiai dan Santri untuk Pemenangan Sudirman-Ida

Halaqoh Kiai dan Santri untuk Pemenangan Sudirman-Ida

127
BERBAGI
Ketua DPW PKB Jateng Gus Yusuf bertemu dan berkumpul dengan para kiai di gedung IPHI Sragen, Rabu (26/4). Foto:ARI SUSANTO /JATENGPOS

JATENGPOS.CO. ID. SRAGEN– Pertarungan politik masing-masing partai politik pendukung calon Gubernur semakin masif. Salah satunya tim pendukung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen menghelat halaqoh kiai dan santri dalam proses pemenangan Sudirman Said – Ida Fauziyah di Pilgub 2018.

Ketua Fraksi PKB Sragen Fathurahman menyampaikan kegiatan ini menghadirkan para kyai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) dan para santri.

”Hari ini ada 500 peserta dari berbagai kalangan, plus dari DPC Lindu Aji Sragen secara resmi mendukung, yang banyak hidup di jalan. yang kita undang ini sebagian besar pengasuh pondok pesantren dan madrasah maupun santri yang tergabungdi Ansor dan Fatayat jamaah NU,” ujarnya di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Sragen, Rabu (26/4).

Terkait strategi kemenangan, pihaknya tidak menyampaikan pada awak media. Hanya saja dia memastikan memasuki Ramadan ini gerakan masif pendukung akan bergerak. Tidak hanya dari unsur partai saja yang bergerak. Namun semua termasuk dari ormas yang memberikan dukungan.

”Pasti ada momentum yang tepat. Gerakan masif jelang dan memasuki bulan ramadan. Tidak hanya gerakan partai tapi juga ada dari NU, Muhammadiyah, LDII, FPI dan sebagainya. Akan ada gerakan yang sangat masif di bulan ramadan,” tegasnya.

Sementara disinggung tentang kartu tani, Fathur menyampaikan memang masih banyak keluhan dari masyarakat. Kedepan jika Pasangan Dirman-Ida akan dirubah menjadi kartu bersubsidi untuk petani. ”Masalahnya birokrasi terlalu berbelit belit, harus deposit, antri di bank dan sebagainya. Yang memberatkan itu depostit, padahal petani kita merasa sangat ribet dan menyulitkan,” tegasnya.

Dia menyampaikan keluhan tidak pada PKB saja. Namun juga partai lain dan relawan yang banyak mengeluhkan masalah kartu tani. ”Kalau bagi saya tetap ”Ganyar” ganti anyar!” tegasnya.

Sementara Ketua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf menyampaikan kegiatan ini merupakan konsolidasi partai dan pendukung Sudirman-Ida. Hal ini dilakukan agar tim yang bekerja dapat maksimal dan solid. (ars/muz)

BERBAGI