Beranda Ekonomi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Kudus Stabil Jelang Ramadhan

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Kudus Stabil Jelang Ramadhan

6
Seorang pembeli tengah melintasi komoditas sayur mayur milik salah seorang pedagang di Pasar Baru Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (8/2). Komoditas pokok masyarakat saat ini mengalami fluktuasi harga, karena sebagian ada yang mengalami kenaikan dan sebagian cenderung stabil. (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan ini cenderung stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang harga jualnya naik.

“Harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan hanya cabai setan, selebihnya stabil,” kata salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Baru Kudus Sumiyani di Kudus, Minggu.

Ia mengatakan harga jual cabai setan saat ini mencapai Rp75.000 per kilogram dari harga sebelumnya sebesar Rp60.000/kg.

Sementara komoditas lain yang harga jualnya stabil, yakni harga bawang merah sebesar Rp30.000/kg, bawang putih sebesar Rp25.000/kg, dan gula merah Rp12.000/kg.

Sementara komoditas cabai merah sebesar Rp40.000/kg, cabai rawit putih sebesar Rp20.000/kg, cabai hijau besar Rp23.000/kg, dan gula pasir Rp12.000/kg.

Pengalaman sebelumnya, kata dia, setiap mendekati puasa harga-harga berbagai komoditas sudah naik, terutama telur saat seperti sekarang biasanya sudah naik signifikan.

Stok berbagai komoditas juga tersedia dalam jumlah cukup, karena para pemasok belum ada yang menginformasikan akan adanya kelangkaan beberapa komoditas.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno mengatakan berdasarkan hasil pendataan dari berbagai pedagang grosir, stok kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus menjelang bulan puasa tersedia aman.

“Hampir semua komoditas yang dibutuhkan masyarakat mulai dari beras, minyak goreng, gula, bawang putih, bawang merah, cabai, daging hingga telur ayam tersedia dalam jumlah yang aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Stok kebutuhan pokok yang tersedia, kata dia, merupakan stok berjalan yang dimiliki oleh masing-masing pedagang besar di Kabupaten Kudus sehingga stoknya juga berfluktuasi.

“Kami juga akan memantau ketersediaan stok barang tersebut serta harga jualnya di pasaran,” ujarnya. (fid/ant)