Beranda Travelling Hotel Harris Hotel Kampanye Hidup Sehat Tanpa Sampah Plastik

Harris Hotel Kampanye Hidup Sehat Tanpa Sampah Plastik

17
SOSIALISASI: Tim Harris Hotel Sentraland Semarang tengah mengajak masyarakat meninggalkan sedotan plastik.
SOSIALISASI: Tim Harris Hotel Sentraland Semarang tengah mengajak masyarakat meninggalkan sedotan plastik.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARAANG – Sampah plastik menjadi permasalahan terbesar bagi keseimbangan ekosistem dunia. banyak ditemukan biota laut yang mati akibat banyak sampah plastik yang masuk ke dalam pencernaan, sehingga mengakibatkan kematian.

Menyadari bahaya ketidakseimbangan alam oleh sampah plastik, Tauzia Hotels Management membuat Gerakan “Bye Bye Plastic Straw”. Gerakan ini merupakan awal dari gerakan untuk menghentikan penggunaan media plastik secara keseluruhan.

Kampanye yang digagas mulai dari 22 April 2019 kemarin mewajibkan semua brand hotel dibawah naungan Tauzia Hotels Management untuk tidak menggunakan sedotan plastik dalam penyajian minuman. Harris Hotel Sentraland Semarang pun ikut ambil bagian dalam kampanye tersebut. Dimulai pada Maret 2019, Harris Hotel Sentraland Semarang sudah mengganti sedotan plastik dengan sedotan berbahan dasar kertas.

Salah satu kegiatan yang dilakukan karyawan Harris Hotel Sentraland Semarang turun ke jalan – jalan di Kota Semarang. Mereka menemui beberapa pengunjung warung makan yang masih menggunakan sedotan plastik untuk ditukar dengan sedotan kertas dan mengajak foto bersama sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat.

“Dengan tagline Bye Bye Plastic Straw – Skip Th e Plastic Straw for A Better Earth, kampanye baik ini dilaksanakan sesuai dengan anjuran Pemerintah Kota Semarang untuk tidak lagi menggunakan peralatan yang berbahan dasar plastik,” ujar Agnes Indah selaku Marcom Harris Hotel Sentraland Semarang.

Ditambahkan, dengan gerakan awal meninggalkan sedotan plastik dan beralih ke sedotan kertas yang lebih ramah lingkungan. Kampanye tersebut sebagai bentuk perhatian Harris Hotel, untuk menyelamatkan ekosistem dan biota laut di dunia. Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan peduli terhadap bumi tempat kita tinggal. (ucl/mar)