Beranda Travelling Hotel Hazotel Berikan Wadah Kreasi Generasi Umat Muslim

Hazotel Berikan Wadah Kreasi Generasi Umat Muslim

201
BERBAGI
GEBYAR MAULID : Dwi Payana (tengah) Manager Hazotel Semarang tampak foto bersama pemenang lomba dalam kegiatan ‘ Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW’. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.
GEBYAR MAULID : Dwi Payana (tengah) Manager Hazotel Semarang tampak foto bersama pemenang lomba dalam kegiatan ‘ Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW’. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Mengusung tema “ Silahturahmi Anak Sholeh “ menjadi fokus kegiatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dihelat oleh Hozotel Semarang. Dalam kegiatan tersebut, menjadi wadah prestasi anak-anak dalam ragam lomba nuansa Islami.

Ada seratus peserta lomba, yang diikuti anak-anak dari tingkatan usia Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Para peserta tersebut, mampu menunjukan kemampuanya dalam membaca Al Quran dan Nasyid Sholawat yang dilombakan dalam rangkain kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dwi Payana Manager Hazotel Semarang, mengatakan sesuai konsistensi konsep syar’I Hotel yang dikelolanya. Bertepatan dengan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Hazotel menyambutnya dengan cara berbeda yakni memberikan wadah kreativitas untuk anak-anak.

“Sebagai umat muslim, tentunya Maulid Nabi Muhammad ini menjadi hari spesial, mengingat dan meniru Tauladan Muhammad sebagai pemimpin besar umat muslim adalah bagian dari kewajiban untuk memberikan edukasi kepada generasi penerus, “ujarnya, kepada Jateng Pos, usai kegiatan berlangsung, belum lama ini.

Dijelaskan, memberikan wadah unjuk prestasi kepada anak-anak dalam sebuah lomba nuansa Islami, merupakan cara Hazotel untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang Maulid Nabi Muhammad.

“Anak-anak peserta lomba kami berikan wadah kreasi berupa kemampuan membaca Al Quran dan Nasyid Sholawat. Kegiatan tersebut, guna memicu kreatifitas dan pemahaman agama sejak dini khususnya generasi muslim diera jaman milinial ini. Kami berharap kegiatan ini, bisa menjadi acuan anak-anak untuk lebih meningkatkan dasar keimanan dalam beragama,”jelasnya.

Usai mengikuti lomba seluruh peserta yang didampingi guru pengajar dari masing-masing sekolah serta orang tua. Mereka juga diajak untuk mendengarkan tauziah dari pemuka Agama dan pada akhir acara juga digelar silahturahmi serta santap siang bersama. (ucl)

BERBAGI