Beranda Jateng Solo Henry Siap Bersaing di Pilwakot Solo

Henry Siap Bersaing di Pilwakot Solo

Maksimalkan Layani Dapil V Jateng

140
SILATURAHMI : Caleg Dapil V Jateng KRAT Henry Indraguna saat bersilaturahmi dengan warga Nahdliyin saat menghadiri pengajian yang digelar NU Ranting Serengan
SILATURAHMI : Caleg Dapil V Jateng KRAT Henry Indraguna saat bersilaturahmi dengan warga Nahdliyin saat menghadiri pengajian yang digelar NU Ranting Serengan

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Calon Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah, KRAT Henry Indraguna menyatakan siap bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasca Pemilu 2019. Keputusan tersebut mantap diambilnya setelah melihat banyaknya masyarakat di dapilnya yang menggantungkan harapan padanya.

“Setelah saya merenung dan memikirkan harapan masyarakat di Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten yang digantungkan pada saya, saya berpikir bagaimana caranya bisa memenuhi harapan itu. Maka caranya adalah dengan maju menjadi Gubernur Jawa Tengah. Sehingga saya bisa memaksimalkan pengabdian kepada masyarakat,” paparnya saat ditemui usai menghadiri pengajian yang digelar Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Serengan, Rabu (13/3) malam.

Hanya saja, lanjutnya, jika melihat pelaksanaan Pilgub yang masih dilaksanakan dua tahun lagi, Caleg Perindo nomor urut 01 itu juga menyatakan siap ikut bertarung lebih dulu dalam Pemilihan Walikota Solo tahun depan.

“Yang paling adil.bagi konstituen memang gubernur, tapi saya takut masyarakat menunggu terlalu lama, karena Pilgub masih dua tahun lagi. Jadi saya pikir yang paling cepat ya walikota atau bupati. Karena itu, tahun depan saya kembali ke Solo untuk nyalon walikota,” imbuhnya.

Ditanya apakah tidak khawatir dengan tudingan miring meninggalkan janji kampanye seper ti yang pernah ditudingkan kepada Presiden Jokowi saat mencalonkan diri sebagai Cagub DKI Jakarta dan Capres pada periode pertama, Henry menegaskan ia lebih takut mengecewakan pendukungnya di Dapil V Jawa Tengah yang telah menantikannya untuk bekerja memecahkan persoalan yang mereka hadapi. Dia mengakui, duduk sebagai anggota DPR RI memiliki batasan gerak yang sangat terbatas untuk dapat membantu masyarakat. Ia mencontohkan dana reses yang terbatas tidak akan cukup untuk mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat di empat kota/kabupaten. Padahal dari pengalamanannya bertemu langsung dengan masyarakat cukup banyak keluhan dan persoalan yang disampaikan kepadanya.

“Dari bulan November saya bersentuhan langsung dengan masyarakat di Dapil V Jawa Tengah, banyak hal keluhan dan persoalan, permasalahan hidup yang disampaikan kepada saya dengan harapan saya bisa membantu. Mereka berkeluh kesah dengan tangisan, ini yang membuat saya terbebani untuk bisa membantu mereka dan pasti itu yang mereka nantikan juga. Kalau saya di DPR RI dan ternyata tidak bisa berbuat banyak tentu mereka akan kecewa. Maka dari itu, harus ada solusi agar harapan masyarakat yang sudah memiliki ikatan batin dengan saya ini terpenuhi. Jawabannya ya dengan menjadi kepala daerah,” paparnya.

Meski demikian, Henry tetap berjanji akan bekerja maksimal membantu masyarakat di Dapil V Jawa Tengah setelah terpilih sebagai anggota dewan sebelum siap berperang di laga selanjutnya. (jay/bis)