Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Hp Bisa Ti ngkatkan Prestasi Belajar Siswa ?

Hp Bisa Ti ngkatkan Prestasi Belajar Siswa ?

335
Miftahurrohmah, S.Pd, Guru SMP N 1 Kradenan Grobogan
Miftahurrohmah, S.Pd, Guru SMP N 1 Kradenan Grobogan

JATENGPOS.CO.ID, – HP (Handphone) atau telepon genggam atau telepon seluler adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa kemana-mana. Pada masa kini apa yang terjadi di bagianlain dari berbagai daerah atau negara lain dalam hitugan detik sudah bisa menyebar secara cepat melalui sosial media. Seiring dengan perkembangan jaman handphone bukan lagi merupakan barang mewah.  Setiap orang pasti memiliki handphone, ada sebagian orang yang memiliki handphone lebih dari satu . anak balitapun sudah bisa mengoperasionalkan handphone bahkan ada sebagian orang tua yang merasa bangga apabila anak balitanya sudah pintar main handphone . Kadang orang merasa tidak bisa hidup tanpa handphone, yang tanpa disadari sudah kecanduan handphone,  sudah dijajah oleh handphone karena setiap hari waktunya selalu dipakai untuk mengoperasinalkan handphone baik browsing,  facebook maupun chatting.

Setiap manusia apapun profesinya tentu akan mempunya satu keinginan untuk berprestasi. Oleh karena dengan berprestasi seseorang akan dapat menilai apakah dirinya sudah brhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak. Prestasi  belajar siswa sebagai hasil yang diperoleh siswa selama mengikuti pendidikan di satuan pendidikan.  Prestasi belajar siswa dipengaruhi berbagai faktor antara lain, keluarga, sekolah, masyarakat.

Di era sekarang ini khususnya di kalangan anak-anak yang terkenal dengan istilah kids zaman now sudah tidak asing lagi dengan handphone,. Setiap hari selalu bermain handphone  sehingga waktu untuk belajarpun terabaikan padahal dari handphone bisa mengakses apapun tanpa batas baik konten yang positif maupun negatif.

Berkaitan dengan siswa sebagai pelajar handphone bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan apabila di sekolah   ada materi yang  kurang jelas atau belum paham apa yang disampaikan oleh bapak/ibu guru . Di rumah siswa bisa menambah materi yang ada kaitannya dengan pelajaran yang ada di sekolah dengan mengakses dari internet. Kids zaman now jika ada pekerjaan rumah siswa tidak bingung tanya bapak, ibu,  saudara,  tapi cukupmelalui handphone,  bertanya pada mbah gooegle semua materi yang dianggap sulit bisa teselesaikan karena bisa mengakses dari handphone, materi  pelajaran apa saja bisa diakses melalu handphone. Apabila ada soal yang belum bisa dikerjakan atau  soal-soal yang sulit  bisa dicari melalui handphone dengan cara browsing. Bagi siswa SMP yang sudah kelas IX sekarang ini tidak pusing lagi mencari buku kumpulan soal-soal ujian , dari internet siswa bisa mencari kumpulan soal-soal ujian sekaligus pembahasannya, bahkan prediksi soal-saol ujianpun juga bisa diakses, yang akhirnya bisa meningkatkan  prestasi belajar siswa.

Di era globalisasi ini kalau ada siswa yang mengatakan  tidak bisa  mengerjakan pekerjaan rumah atau ada materi pelajaran yang belum paham, berarti siswa tersebut termasuk siswa yang ketinggalan jaman atau dengan kata lain tidak termasuk kelompok kids zaman now,  karena tidak bisa memanfaatkan handphone dengan baik. Handphone hanya dipakai untuk permainan (games), ngrumpi dengan teman-temannya, melalui whatsup atau BBM. Kenyataan ini masih banyak siswa yang ketagihan handphone hanya untuk permainan (games) ,  tanpa disadari oleh siswa muncul konten pornografi yang akan mempengaruhi perkembangan siswa. Sehingga waktu belajar bisa terabaiakan karena asik bermain game melalui handphone. Pekerjaan rumah dari bapak/ibu guru tidak dikerjakan dengan alasan sulit bahkan ada sebagian siswa yang mengatakan kuota internat habis, malas mengakses. termasuk bila ada materi yang sulit.

                        Handphone bisa meningkatkan prestasi belajar ?,   jawabannya tergantung dari siswa itu  sendiri, apabila siswa memafaatkan handphone dengan baik maka handphone itu bisa meningkatkan prestai belajar, sebaliknya bila handphone hanya dipakai untuk permainan maka handphone tidak bisa meningkatkan prestasi belajar siswa,  bahkan dampak negatiflah yang diperolehnya.

Miftahurrohmah, S.Pd,

Guru SMP N 1 Kradenan Grobogan