Beranda Jateng Kedu Jalan Utama Dua Desa di Wonosobo Tertimbun Longsor, Begini Kondisinya

Jalan Utama Dua Desa di Wonosobo Tertimbun Longsor, Begini Kondisinya

BERBAGI
Warga Priangapus Tegalsari Garung dibantu Kodim, Polres, dan BPBD melakukan gotong royong membersihkan longsoran yang menutup akses jalan desa. FOTO:AGUS S/JPNN

JATENGPOS.CO.ID. WONOSOBO-  Diguyur hujan  instensitas yang cukup tinggi dengan durasi lama, sejumlah longsor muncul di beberapa desa di Kabupaten Wonosobo. Tidak ada korban dalam peritiwa itu, namun longsor tersebut menutup total akses jalan utama di pedesaan.

Longsor  yang menutup total akses jalan utama desa  terjadi di Dusun Pringapus, Desa Tegalsari, Kecamatan Garung, dimana  tanah setinggi  60 meter dan panjang 60 meter longsor.  Hal sama juga menimpa Dusun Klowoh Desa Kwadungan Kalikajar, arah menuju desa banyumudal tertutup matrial longsor dari tebing setinggi 25 meter.

Slamet Warga Dusun Pringapus Tegalsari mengemukakan bahwa longsor yang menutup badan jalan menuju dusun priangapus  terjadi pada hari jumat(5/1) sekitar pukul 19.30 WIB, tidak ada korban dalam peritiwa itu, namun warga sempat terisolir lantaran menjadi akses utama.

“Badan jalan tertutup tanah dan batu, kita susah untuk keluar dusun karena menjadi satu-satunya  jalur utama penghubung antar dusun setempat,” katanya.

Warga priangapus tegalsari dibantu Kodim, Polres, dan BPBD melakukan gotong royong membersihkan longsoran yang menutup akses jalan. “ saat ini sudah kembali lancar, jalur bisa dilalui kembali,” imbuhnya.

Sementara itu,  Komandan Kodim Letkol Czi Fauzan Fadli, mengaku telah  memerintahkan jajarannya untuk membantu kesulitan masyarakat membuka akses jalan dampak dari longsor.  “ Jalan merupakan sarana yang sangat vital apalagi ini merupakan jalan satu – satunya untuk keluar wilayah dusun Pringapus, jadi ikut membantu,” katanya

Menurutnya, karena  saat ini masih turun hujan maka semua pihak, utamanya warga setempat untuk terus memantau dan melaporkan kejadian apapu di sekittar lokasi longosr, sebab berpotensi terjadi longsor susulan.

“Kalau melihat konturnya seperti itu, punya potensi terjadi longsor susulan, apalgi hujan saat ini masih terus mengguyur wilayah wonosobo,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras yang terlibat langusng turun ke lapangan membantu warga dusun priangapus tegalsari menyingkirkan material longsor. Tanah longsor diperkirakan sepanjang sekitar 40 m dengan tinggi tebing sekitar 60 m, secepatnya harus di singkirkan lantara akses jalan menjadi terganggu.

“Kerja bakti pembersihan longsoran tanah bisa dilakukan karena kecepatan laporan dari anggota Polsek Garung, sehingga kami dari Kepolisian bisa ikut membantu masyarakat membersihkan longsoran tanah. Kami beharap tidak ada longsor lagi, akan tetapi kalau memang ada, kami dari Kepolisian siap membantu, pelayanan kami bukan hanya sebatas dalam penegakan hukum, pelayanan kepada masyarakat sangat banyak ragam, salah satunya ya yang sedang kami kerjakan ini,” pungkasnya. (gus/jpnn/muz)

BERBAGI