Beranda Jateng Kedu Jalur Kaliwiro-Kalibawang Wonosobo Longsor, Begini Kondisinya

Jalur Kaliwiro-Kalibawang Wonosobo Longsor, Begini Kondisinya

BERBAGI
Jalan penghubung Kecamatan Kaliwiro-Kalibawang lumpuh total lantaran longsor. FOTO:AGUS SURYADI/JPNN

JATENGPOS.CO.ID. WONOSOBO- Jalan penghubung Kecamatan Kaliwiro- kalibawang lumpuh total lantaran longsor. Peristiwa tersebut terjadi setelah dua kecamatan tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi selama dua jam lebih.

“Longsor terjadi di jalur kaliwiro- kalibawang yang melintas di dusun gumiwang selomanik pada pukul 23.00 WIB, tidak ada korban dalam peristiwa itu, namun akses jalan utama lumpuh total,” ungkap Kalakhar BPBD Wonosobo Prayitno kemarin

Menurutnya, jalan yang mengalam longsor cukup panjang, mencapai 50 meter, lebar  meter  dengan kedalaman hampir 15 meter. Sementara jalan sudah ditutup karena tidak bisa dilalui roda dua maupun roda empat.

“Sudah dilakukan koordinasi lintas sektoral, untuk sementara jalur dialihkan,” katanya.

Diakui olehnya, bahwa jalur utama kaliwiro-kalibawang memang rawan longsor dan tanah bergerak. Dengan curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini tidak menutup kemungkinan longsor bisa saja terjadi di kedua kecamatan tersebut.

“Memang kaliwiro dan kalibawang rawan longsor dan tanah bergerak, musim hujan saat ini perlu diawaspadai,” tandasnya.

Sementara itu saksi mata Wahyu warga rt.27/ Rw.07, dusun Gumiwang,Selomanik, mengemukakan bahwa  kejadian longsor sekitar pukul 23.00 Wib. Longsor  sepanjang 50 meter dengan lebar 6 meter dan kedalaman 10 meter longsor.

“Awalnya muncul retakan kecil di pingigir jalan tersebut, kemudian seiring berjalannya waktu, retakan meluas dan ambrol,” ucapnya.

Menurutnya, jalur yang mengalami longsor meurpakan akses utama warga dua kecamatan yaitu, kaliwiro dan kalibwang untuk beraktivitas sehari-hari, baik ekonomi, sosial dan budaya. Pihaknya beharap pemerintah daerah scepatnya melakukan upaya perbaikan sehingga jalur tersebut bisa kembali dilalui.

“Kita berharap pemkab bisa segera melakukan perbaikan, agar jalur tersebut bisa dilalui kembali,” katanya

Sementara itu, pihak-pihak terkait meliputi  Koramil Kaliwiro, Polsek Kaliwiro, BPBD Wonosobo dan DPU Wonosobo sudah melakukan cek lokasi untuk menentukan tindakan selanjutnya. Karena lokasi longsor berskala besar, yang membutuhkan penanganan dengan alat berat.

Sambil menunggu hasil koordinasi tingkat Pemerintah daerah, masyarakat desa setempat melakukan kerja bhakti mengantisipasi terjadinya longsor susulan, dengan dibantu Koramil, Polsek dan BPBD. Untuk keluar masuknya kendaraan ke jalan desa diatur oleh Linmas dan Banser. (gus/muz)

BERBAGI