Beranda Jateng Jambanisasi TMMD Sisir Warga Kurang Mampu

Jambanisasi TMMD Sisir Warga Kurang Mampu

226
Pembuatan jamban di salah satu warga kurang mampu dalam TMMD di Desa Sukorejo, Sragen. Foto: ARI SUSANTO / JATENG POS
Pembuatan jamban di salah satu warga kurang mampu dalam TMMD di Desa Sukorejo, Sragen. Foto: ARI SUSANTO / JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Program jambanisasi dalam Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) reg 103 menyisir warga tidak mampu di Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen. Salah satunya bantuan jamban terhadap Mbah Satirah (57), warga Sukorejo RT 8yang membuatnya harus bahagia. Mbah Satirah yang hidup tanpa anak dan suami ini sehari hari harus banting tulang peras keringat untuk mencukupi hidupnya sendiri, jangankan untuk bikin rumah jambanpun mbah Satirah juga kurang mampu, ujar tetangganya bernama Sumirah.

Diungkapkan Sumirah, banyak warga yang penghidupannya kurang mampu. Sehingga dengan bantuan jambanisasi sangat membantu warga kurang mampu, Buang Air Besar (BAB) tidak sembarangan. Mantan Kades Sukorejo Sugiarto menjelaskan, sebelum memdapat bantuan jambanisasi, Sutirah numpang BAB di rumahnya.

Disisi lain, mbah Satirah mengaku bahagia terharu mendapat bantuan jamban dari program TMMD REG KE 103 TA 2018 ini. “Saya sendiri tidak menyangka akan mendapat bantuan jamban dari pak Tentara. Maturnuwun gih pak tentara mugi-mugi amal kesaenan
penjenengan dilintu saking gusti Allah SWT,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Sutrisno yang dikenal mantan Kades Sidorejo juga mengucapkan terima kasih, terhadap para TNI yang sudah membuatkan jamban untuk mbah Satirah untuk hidup sehat.

Sedangkan program fisik lainnya, Satgas TMMD Reg ke 103 Kodim 0725/Sragen juga terus bekerja sibuk membuat pondasi embung sebelah barat. Nampak puluhan Satgas TMMD dan masyarakat sedang bekerja menata batu dan membuat adonan semen di sekitaran embung. Memang pada hari ini fokus mereka adalah membuat dasar pondasi sebelah barat embung.

Salah seorang dari anggota Satgas TMMD bernama Sertu Rudi Hartono (43) Anggota Ramil 8 Sambirejo menuturkan “Kita hari ini fokus membuat pondasi sebelah barat mas dan saya perkirakan dengan semangat bekerja yang tak kenal lelah bersama masyarakat ini, pembangunan embung akan selesai tepat pada waktunya”. Salah seorang warga bernama Sumini (54) bahagia, karena warga sebentar lagi memiliki embung untuk menambung air. Penampungan air raksasa bisa di pergunakan untuk mengairi sawah dan lain sebagainya. “Memang selama ini program pembangunan embung memberikan efek yang luar biasa bagi masyarakat Desa Sukorejo, banyak warga yang tiap harinya tak pernah absen selalu hadir untuk bekerja bersama sama dengan TNI,” ucap Sumini. (ars/bis)