Beranda Utama Janji Gas Pol Kerja Keras

Janji Gas Pol Kerja Keras

169
GIBRAN MENGEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN WALI KOTA SURAKARTA :Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan sebagai Wali Kota Surakarta kepada Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda (kelima kiri) di Panti Marhaen Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019). Berkas pendaftaran Gibran dinyatakan lengkap dan resmi terdaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta dari PDI Perjuangan pada Pilkada Tahun 2020.
GIBRAN MENGEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN WALI KOTA SURAKARTA :Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan sebagai Wali Kota Surakarta kepada Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda (kelima kiri) di Panti Marhaen Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019). Berkas pendaftaran Gibran dinyatakan lengkap dan resmi terdaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta dari PDI Perjuangan pada Pilkada Tahun 2020.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka sudah resmi maju mendaftar Pilkada Solo 2020 lewat PDIP. Gibran pun berjanji untuk bekerja keras meraih suara untuk Pilwalkot Solo.

“Hari ini saya sudah sah menjadi bakal calon Wali Kota Solo tahun 2020-2025. Semua mekanisme partai sudah saya lalui. Setelah ini, harus gas pol kerja keras,” kata Gibran seusai orasi di kantor DPD PDIP Jateng, Jl Brigjen Katamso, Semarang, Jateng, Kamis (12/12).

Gibran juga mengapresiasi jajaran DPD PDIP Jateng yang sudah menerima dan memverifi kasi berkasnya. Gibran juga mengucapkan terima kasihnya kepada para relawan yang mendukungnya dan berjanji akan mengemban amanah tersebut.

“Saya nggak mau mengecewakan teman-teman yang sudah mengawal saya sampai hari ini,” ujar Gibran.

Gibran mengaku sudah minta restu kepada kiai dan blusukan ke pasar.

“Senior sudah saya sowani, kiai, sudah blusukan ke pasar, blusukan ke warga sudah,” kata Gibran.

Gibran juga mengaku banyak mendapat masukan dan nasihat dari Jokowi. Lantas pesan apa yang paling berkesan untuknya?

“(Saran) Banyak tanyakan ke Bapak saja. (Paling berkesan) harus ikhlas,” tuturnya.

Dalam orasinya, Gibran menyebut Solo butuh pemimpin yang visioner. Dia yakin Solo bakal lebih maju lagi.

“Sekali lagi saya tidak bisa membalas dengan materi karena saya tahu bukan itu yang Bapak-Ibu inginkan. Yang Bapak-Ibu inginkan lompatan, percepatan, agar Solo lebih maju lagi,” kata Gibran dalam orasinya.

Sebelumnya, ketua panitia pendaftaran bakal calon kepala daerah DPD PDIP Jateng, Abang Baginda Hasibuan, menyatakan berkas Gibran lengkap.

“Berkas Mas Gibran selaku bakal calon Wali Kota Surakarta sudah diverifi kasi dan hasilnya lengkap,” kata Baginda.

BALON WAKIL WALIKOTA: Bakal calon Wakil Walikota Surakarta Razali Ismail Ubid saat menyerahkan berkas pencalonan ke DPD PDIP Jateng.
BALON WAKIL WALIKOTA: Bakal calon Wakil Walikota Surakarta Razali
Ismail Ubid saat menyerahkan berkas pencalonan ke DPD PDIP Jateng.

Sementara itu selain Gibran, Razali Ismail kemarin secara resmi juga menjadi bakal calon walik wali kota Solo. Baginda menyebut berkas pendaftaran Razali dinyatakan lengkap. Ia pun resmi sebagai cawawali Kota Solo untuk Pilkada 2020.

“Berkas Mas Razali Ismail dinyatakan lengkap. Langsung ditandatangani dan diserahkan. Kebetulan dia datang langsung menyerahkan berkas,”kata Baginda.

Sementara itu Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) Bambang Wuryanto, menyatakan partainya tak akan memberi karpet merah bagi putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, sebagai bakal calon wali kota Solo pada Pilkada 2020. Hari ini, Gibran daftar Pilkada Solo ke DPD PDIP Jateng di Semarang.

“Kalau dalam proses penjaringannya di partai ini equal treatment. Semua diperlakukan sama. Mohon izin tentu Gibran tidak diberikan karpet merah. Bahwa soal keputusan ketua umum ya monggo,” kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (12/12).

Walaupun demikian, Bambang menyatakan usia Gibran yang masih muda akan menjadi salah satu pertimbangan PDIP. Pasalnya, menurut Bambang, tren yang terjadi saat ini adalah memberikan kesempatan pada sosok yang berusia muda untuk menjadi pemimpin.

“Seperti kamu, kalau saya sudah tua, istirahat. Berikan kesempatan bagi yang muda. Presiden kasih contoh seperti Nadiem (Mendikbud), Staf Khusus Presiden masih muda semua ya kan? Jadi ini rising untuk adik-adik milenial didukung oleh kelompok milenial, dunia pun trennya seperti itu,” katanya.(udi)