Beranda Ekonomi Jateng Travel Mart Dongkrak Pariwisata

Jateng Travel Mart Dongkrak Pariwisata

BERBAGI
TRAVEL MART : Tampak suasana pameran Travel Mart 2018 yang digelar di Hotel Gumaya Kamis (8/3) kemarin dengan menawarkan berbagai paket wisata. Aning Karindra/ Jateng pos
TRAVEL MART : Tampak suasana pameran Travel Mart 2018 yang digelar di Hotel Gumaya Kamis (8/3) kemarin dengan menawarkan berbagai paket wisata. Aning Karindra/ Jateng pos

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Penggiat pariwisata terus mendorong pertumbuhan bisnis wisata di Jawa Tengah. Salah satunya melalui ajang Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Jateng Travel Mart 2018 yang digelar di Hotel Gumaya, Semarang, Kamis (8/3).

Ketua Asita Jateng, Joko Suratno mengatakan, target utama dalam kegiatan kali ini adalah untuk memperkenalkan sekaligus menjual potensi wiasata yang ada di provinsi ini.  Apalagi, Jateng memiliki jumlah atraksi wisata yang sangat banyak, bahkan melebihi Yogyakarta. “Kami genjot atraksi untuk menarik kunjungan wisata ke Jateng,” katanya, kemarin.

Oleh sebab itu, lanjutnya, beberapa buyer (pembeli) khususnya biro perjalanan dari luar daerah diundang dalam kegiatan tersebut. Terutama mereka yang memiliki penerbangan langsung ke Semarang, seperti dari Makasar, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin, Padang dan lain sebagainya.

“Daerah yang memiliki penerbangan langsung penting diundang karena lebih mudah dijual kepada wisatawan dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan seperti jarak tempuh dan biaya,” ujarnya.

Wakil Ketua Asita Jateng, Daryono, menambahkan,  Asita Jateng Travel Mart 2018 merupakan momentum update produk wisata. Seperti kawasan Kota Lama Semarang saat ini yang telah dipercantik, sehingga buyer pun perlu diberikan informasi tersebut.

“Selain itu, acara ini juga sebagai ajang menampung kritik dan masukan dari para pelaku wisata. Dengan begitu, diharapkan bisa sebagai bahan pertimbangan pemerintah membuat suatu terobosan,” imbuhnya.

Ketua Panitia AJTM 2018, Toni Hartanto menjelaskan, Asita Jateng Travel Mart merupakan hajatan rutin yang digelar tiap tahun. Tujuannya untuk mendongkrak kunjungan wisata di provinsi ini.  “AJTM sudah dilakukan sejak lima tahun lalu. Tahun pertama namanya Asita Travel Fair,” jelasnya.

AJTM berlangusung selama dua hari, 7-8 Maret 2018 di Hotel Gumaya Semarang. Dibuka dengan city tour berkeliling kota lumpia menggunakan bus si Kenang. Kemudian diisi kegiatan inti table top, mempertemukan buyer dengan seller. (aln/mar)