Beranda Jateng Solo Jebol, Dandim Pimpin Perbaikan Tanggul Situri

Jebol, Dandim Pimpin Perbaikan Tanggul Situri

283
Karya bakti pembuatan tanggul bronjong Sungai Situri dipimpin Dandim Sukoharjo.
PERBAIKAN TANGGUL : Karya bakti pembuatan tanggul bronjong Sungai Situri dipimpin Dandim Sukoharjo.

JATENGPO.CO.ID, SUKOHARJO – Pasca jebolnya tanggul Sungai Situri sepanjang 10 meter beberapa waktu lalu di Desa Grogol, Kecamatan Weru, Kodim 0726/Sukoharjo gerak cepat dengan membuat tanggul bronjong.

Senin (8/1) kemarin, Dandim Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf  Chandra Ariyadi Prakoso, memimpin langsung gotong royong karya bakti bersama 100 masyarakat dari unsur TNI, BPBD, Ormas LDII dan masyarakat, membuat tanggul semi permanen dari bronjong batu. Dengan dana dari BPBD, BBWSBS dan sejumlah pihak.

“Tanggulnya jebol tanggal 20 Desember lalu. Sebenarnya sudah kita mulai pengerjaannya, tetapi karena cuaca hujan yang terus mengguyur, pengerjaan tidak bisa dilakukan. Kali ini melalui karya bakti kita membuat tanggul dari bronjong batu, meskipun sementara tapi lebih kuat,” papar Dandim Chandra, Senin (8/1).

Dijelaskan Dandim, perbaikan tanggul Situri merupakan langkah Kodim 0726/Sukoharjo dalam rangka mengoptimalisasi lahan pertanian dan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi diketahui Sungai Situri yang merupakan anak Sungai Dengkeng tersebut dipastikan setiap tahun mengalami jebol. Sementara pembangunan tanggul sementara berjalan, Kodim juga mendorong pemerintah untuk membuat tanggul permanen.

 

Kepala Desa Grogol, Heri Putut berharap pemerintah memberi perhatian khusus pada tanggul Situri. Pasalnya dipastikan setiap MT 1 petani Desa Grogol tidak bisa panen karena dilanda banjir bandang akibat jebolnya tanggul Situri.

Tahun ini, kata Heri merupakan bencana terparah, karena wilayah sawah terdampak lebih luas yakni 167 hektar. Karena ditambahkan tanggul proyek ADD yang jebol di lokasi lain.

“Kami mengapresiasi bantuan tenaga dari Kodim 0726/Sukoharjo. Kita bersyukur sudah ada perhatian dari pihak terkait ini. Perbaikan ini kami harap mengurangi beban petani. Kami berharap tanggul dibuat yang lebih kuat dan tidak jebol kembali. Tapi kami berharap tanggul dibuat yang lebih kuat dan tidak jebol kembali,” tandas Heri. (dea/saf)