Beranda Nasional Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati Puluhan Wisatawan

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati Puluhan Wisatawan

136
IST

JATENGPOS.CO. BOGOR- Tragedi memilukan terjadi saat orang-orang sedang bersenang-senang menikmati wisata liburan di penangkaran rusa Cariu di Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/1/2018).

Jembatan gantung yang menjadi salah satu icon di lokasi wisata tersebut putus saat dilepati puluhan wisatawan. Akibatnya kejadian sedikitnya 37 warga mengalami luka-luka, dan seorang tewas .

Berdasarkan data dari Polres Bogor Kabupaten, korban meninggal dunia seorang perempuan bernama Neni (45) beralamat di Ciketing Barat, Bantar Gebang, Bekasi.

Sementara itu data jumlah jembatan gantung putus terus berfluktuatif, hasil pendataan terakhir mala mini total korban sebanyak 37 orang.

Kapolsek Tanjungsari, Iptu Muhaimin mengatakan, peristiwa diketahui terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Korban luka-luka merupakan pengunjung wisata penangkaran rusa Cariu yang dikelola oleh Perhutani.

“Data yang kami himpun sementara total korban luka-luka ada 30 orang, lima orang di antaranya mengalami luka berat, sisanya luka ringan,” katanya.

Belum diketahui penyebab putusnya jembatan gantung tersebut, dugaan sementara karena sudah tua. Jembatan terbuat dari bambu diikat dengan tali kawat, semi permanen, seperti kebanyakan jembatan yang ada di masyarakat.

Diduga jembatan tidak mampu menahan beban karena warga menyeberang beramai-ramai sehingga putus. Korban berjatuhan ke Sungai Cipamingkis.

Lima yang orang luka berat mengalami patah tulang dan benturan batu yang ada di sungai. “Sisanya luka lecet-lecet,” kata Muhaimin.

Ia mengatakan, seluruh korban jembatan putus telah dievakuasi jajaran Polsek Tanjungsari bersama muspika, camat dan Satpol PP. Korban luka berat dibawa ke rumah sakit terdekat dan luka ringan ke Puskesmas Tanjungsari.

Jembatan bambu tersebut menghubungkan Desa Sirnasari dengan Desa Buarajaya, yakni lahan Perhutani yang terdapat penangkaran rusa. Jembatan membentang sepanjang 44 meter dengan lebar satu meter, tinggi kurang lebih 2,5 meter dari atas sungai. Lokasi tersebut menjadi objek wisata penangkaran rusa yang sering didatangi oleh warga.

Warga yang menjadi korban jembatan putus berasal dari Bogor, Bekasi, Karawang dan Tangerang. (ant/muz)