Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Jigsaw Tingkatkan Hasil Belajar IPA di SD N 1 Pangenjurutengah

Jigsaw Tingkatkan Hasil Belajar IPA di SD N 1 Pangenjurutengah

102
Sugimanto,S.Pd. Guru SDN 1 Pangenjurutengah
Sugimanto,S.Pd. Guru SDN 1 Pangenjurutengah

Permasalahan pendidikan di Indonesia seolah-olah tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Masalah-masalah yang akhir-akhir ini mencuat yaitu mutu pendidikan, perubahan kurikulum, sarana dan prasarana pendidikan, sistem evaluasi, dan masalah-masalah lain yang menjadi proses belajar mengajar.Proses pembelajaran merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan. Untuk mendapatkan hasil dari proses pendidikan yang maksimal tentunya diperlukan pemikiran yang kreatif dan inovatif serta didukung dengan faktor pendanaan yang mencukupi. Inovasi pendidikan tidak hanya pada inovasi sarana dan prasarana pendidikan serta kurikulum saja melainkan juga proses pendidikan. Inovasi dalam proses pembelajaran sangat diperlukan guna meningkatkan prestasi kearah yang maksimal. Salah satu inovasi yang dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang perbandingan siklus hidup beberapa jenis makluk hidup serta kaitannya dengan upaya pelestarian tentunya model pembelajaran jigsaw. Menurut Isjoni (2007:23) menyebutkan bahwa Model Pembelajaran Jigsaw yang terdiri atas beberapa siswa dalam satu kelompok bertanggungjawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada anggota lain dalam satu kelompok.

Hakikat hasil belajar merupakan proses tingkah laku seseorang dari perubahan sikap yang akan diharapkan atau dituju atau perubahan sikap seseorang dari tidak mampu melakukan sesuatu menjadi mampu melakukan sesuatu. Perubahan ini dapat ditandai dengan adanya hasil yang ingin dicapai. Pencapaian itu bisa dari sikap,pengetahuan maupun keterampilan.

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan terjemahan kata-kata dalam bahasa Inggris yaitu natural science, yang artinya ilmu pengetahuan alam (IPA) jadi ilmu pengetahuan alam (IPA) atau science itu pengertiannya dapat disebut sebagai ilmu pengetahuan alam. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini (Usman Samatowa, 2010: 3).

Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar IPA tentang perbandingan siklus hidup beberapa jenis makluk hidup serta kaitannya dengan upaya pelestarian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan melalui dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas IV sebanyak 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes, dokumentasi dan observasi. Sumber data berasal dari data yang berhubungan dengan proses, data dampak tindakan yang dilakukan dan data yang digunakan sebagai dasar menilai keberhasilan tindakan yang akan dilakukan.

Materi pelajaran IPA tentang perbandingan siklus hidup beberapa jenis makluk hidup serta kaitannya dengan upaya pelestarian banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian banyak siswa tidak memahami sehingga hasil belajar rendah, terbukti kondisi awal nilai rata-rata yang dicapai oleh siswa sebelum diberi tindakan 61,03 dengan ketuntasan klasikal 17,24 %. Berdasarkan teori belajar di atas maka pembelajaran IPA diberikan dengan model pembelajaran Jigsaw, dengan pembelajaran Jigsaw hasil belajar siswa meningkat. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 73,62% dengan ketuntasan klasikal 65,52 % berarti belum terpenuhi target ketuntasan klasikal 75 % yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 90,69 dengan tingkat ketuntasan klasikal yang dicapai 100 %.

Penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA tentan perbandingan siklus hidup beberapa jenis makluk hidup serta kaitannya dengan upaya pelestarian pada kelas IV SD Negeri 1 Pangenjurutengah dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik aspek sikap, pengetahuan, dan katrampilan.


Sugimanto,S.Pd.

Guru SDN 1 Pangenjurutengah