Beranda Ekonomi JNE Dukung Perkembangan UKM Tas Kulit Abekani

JNE Dukung Perkembangan UKM Tas Kulit Abekani

18
KIRIM PAKET- Kurir JNE menjemput pesanan Tas Kukit Abekani untuk dikirimkan kepada para pembelinya. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Pandemi Covid-19 yang melemahkan sektor ekonomi membuat industri kerajinan kulit terguncang. Bahkan, beberapa bisnis pun terpaksa gulung tikar dan sebagian harus merumahkan para pengrajin.

Namun bisnis tas kulit Abekani tetap berjalan seperti biasa dan terus sibuk melayani jumlah pemesanan yang justru stabil. Kondisi ini tak lepas dari dukungan 28.000 orang Abekanian, yaitu anggota komunitas pecinta produk Abekani.

“Pesanan kami jalan terus tiap hari. Di tengah pandemi, bisa dibilang kami sama sekali tidak terdampak. Jumlah kiriman pun sama seperti sebelum pandemi,” kata Christiana Tunjung, Owner Tas Kulit Abekani, di Perumahan Puri Potorono Asri, Banguntapan, Bantul.

Diakui Tunjung, Mei hingga Juli merupakan masa terberat bagi industri kerajinan kulit. Tunjung yang bersiap-siap menurunkan kuantitas produk ready stock justru tak mengira jika jumlah pesanan yang dikirim tetap stabil sekitar 2.000 item per bulan. Bahkan dalam satu pengiriman bisa berisi lebih dari 10 item berbeda.

“Semua itu bisa terjadi karena anggota Abekanian. Memang hampir 90 persen penjualan kami saat pandemi ini bisa terdongkrak karena pesanan mereka. Mereka adalah para pelanggan setia tas kulit Abekani dan menamai diri mereka Abekanian yang saat ini berjumlah kurang lebih 28.000 anggota dari seluruh Indonesia,” kata Tunjung.

Sejak saat itu, Tunjung harus bolak-balik mengantar produk ke berbagai agen jasa pengiriman barang setiap harinya yang meningkat tajam. Hal ini tentunya rentan mengalami keterlambatan pengiriman barang.

Tunjung merasa sangat terbantu ketika kurir JNE mengunjungi kantor Abekani dan menawarkan jasa free pickup. Tak tanggung-tanggung, jumlah pesanannya pun tak terbatas. Tunjung pun bisa memesan jasa free pickup lebih dari sekali dalam satu hari.

“Mungkin karena dari data JNE terlihat saya tiap hari ada pengiriman ya, mereka langsung tanggap. Jadi pesanan saya yang banyak banget itu dijemput langsung oleh kurir JNE. Datangnya selalu tepat waktu saat jadwal pengiriman. Saya sampai kenal dekat sama kurir yang biasa ke sini,” terang Tunjung.

Tunjung semakin mantap menggunakan layanan JNE hingga kini. Selain itu, kini 80 persen pelanggan Tunjung yang merupakan anggota Abekanian selalu memilih JNE untuk mengantarkan pesanan tas kulit Abekani ke rumah masing-masing.

Selain biaya yang terjangkau dan pengiriman barang yang tepat waktu, proses tracking pengiriman barang pun sangat mudah dilakukan dengan tampilan website yang simpel.

Kepala JNE Cabang Yogyakarta, Adi Subagyo mengatakan, selama pandemi, layanan JNE didukung oleh jalur darat sebagai alternatif moda transportasi penerbangan. Dengan begitu, saat seluruh bandara sempat tutup di masa awal pandemi, pengiriman barang para pelanggan setia tetap selamat sampai tujuan dengan tepat waktu.(aln)