Beranda Jateng Pantura Timur Kampung Samin Melek Internet

Kampung Samin Melek Internet

362
Bupati Blora Djoko Nugroho (tengah) menghadiri peluncuran model literasi budaya dan teknologi komunitas adat di Kampung Samin Dukuh Blimbing belum lama ini. FOTO: FEBRIYAN CHANDRA/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, BLORA – Masyarakat Samin di Dukuh Blimbing, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora tidak sekedar hidup dari bertani saja. Namun, mereka juga mempunyai kemampuan membatik dan membuat sablon.

Bahkan warga di Kampung Samin ini, juga telah mampu mengelola perpustakan berbasis digital. Fasilitas perpustakaan yang terkoneksi dengan internet serta berbagai kemajuan teknologi tersebut, bukan berarti komunitas Samin lantas meninggalkan tradisinya.

Hal itu terungkap saat Bupati Blora Djoko Nugroho, menghadiri peluncuran model literasi budaya dan teknologi komunitas adat di Kampung Samin belum lama ini.

Dalam launching kali ini, Bupati Djoko diampingi sesepuh warga Samin, Pramugi Prawiro Wijoyo. Selain itu, juga dihadiri Kepala Pusat Pengembangan PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Tengah Djayeng Baskoro,  Ketua Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Blora Nuril Huda dan warga Sedulur Sikep.

Bupati Djoko Nugroho mengaku bangga dan mengapresiasi kemajuan literasi budaya dan teknologi di Kampung Samin. Meski sudah banyak mengalami kemajuan, namun warga Sedulur Sikep di Desa Sambongrejo dan wilayah lain tetap menjaga budaya lokal.

“Sekali lagi, nilai kearifan lokalnya tetap terjaga dengan baik. Hal ini membanggakan dan harus terus dipertahankan, karena ini jadi objek unggulan di Blora,” kata Djoko.

Selama acara berlangsung, dimeriahkan lomba kotekan lesung, membatik massal yang diikuti 100 anak-anak, lomba parikan Jawa, sarasehan budaya dan lainnya.

Sementara itu, Djayeng Baskoro selaku Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah PPPAUD dan Dikmas Jawa Tengah menilai, komunitas adat Sedulur Sikep merupakan asset pelestarian budaya lokal.

“Komunitas Samin ini mungkin satu satunya komunitas adat yang sudah mengenal jaringan internet di Indonesia. Harapannya, fasilitas ini bisa menunjang kemajuan pendidikan, dan iptek bagi kalangan adat Samin, tambahnya.

Djayeng pun berharap, keberadaan kampung komunitas adat Samin di Dukuh Blimbing bisa menjadi destinasi wisata di Jawa Tengah. Sebab kawasan tersebut memiliki keunikan dan kearifan lokal didukung dengan kemajuan teknologi. (*/feb)