Beranda Ekonomi Kanwil DJP Jawa Tengah I Gelar Tax Gathering

Kanwil DJP Jawa Tengah I Gelar Tax Gathering

283
BERBAGI
TAX GATHERING : Kanwil DJP Jawa Tengah I menyelenggarakan Kegiatan Tax Gathering Wajib Pajak BIJAKSANA (Bincang Pajak Sembari Anjangsana), Kamis (15/11), di Rama Shinta Ballroom Hotel Patra Jasa Semarang. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS
TAX GATHERING : Kanwil DJP Jawa Tengah I menyelenggarakan Kegiatan Tax Gathering Wajib Pajak BIJAKSANA (Bincang Pajak Sembari Anjangsana), Kamis (15/11), di Rama Shinta Ballroom Hotel Patra Jasa Semarang. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kanwil DJP Jawa Tengah I menyelenggarakan Kegiatan Tax Gathering Wajib Pajak BIJAKSANA (Bincang Pajak Sembari Anjangsana), Kamis (15/11), di Rama Shinta Ballroom Hotel Patra dan Convention Center Semarang. BIJAKSANA merupakan kegiatan Tax Gathering sekaligus Apresiasi Wajib Pajak loyal dan patuh di lingkungan Kanwil DJP Jawa Tengah I.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan sebagai ajang anjangsana dan silaturahmi antara Wajib Pajak dengan Kantor Pajak. Dengan mengangkat tema batik nusantara sebagai konsep acara, BIJAKSANA tidak saja dikemas untuk menyampaikan isu terkini perpajakan, tetapi juga menonjolkan karya seni budaya tradisi lokal yang kental.

“Mengusung konsep Batik Nusantara, ada sebuah pesan yang ingin saya bagi kepada Bapak/Ibu sekalian. Kata batik merupakan rangkaian dari kata Mbat yang dalam bahasa Jawa berarti ngembat atau melempar, dan tik yang berasal dari kata titik. Sehingga membatik berarti melempar titik-titik berkali-kali pada selembar kain. Rasanya boleh, jika saya mengatakan bahwa membatik serupa dengan membayar pajak,” katanya.

Dilanjutkan, setitik-setitik atau titik demi titik untuk membentuk pola yang indah, sementara membayar pajak sethithik-sethithik atau sedikit-sedikit yang dikumpulkan akan menjadi banyak. Pola besar atau pola kecil berharmonisasi menjadi guratan motif yang filosofis.

“Demikian pula besar atau kecilnya jumlah pembayaran pajak pastilah berkontribusi berarti pada penerimaan negara,” ujarnya.

Sementara, Bincang Pajak dipandu oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan, dengan Narasumber Staff Ahli Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo, Direktur Transformasi Proses Bisnis DJP, Hantriono Joko Susilo, dan Wajib Pajak BPR Gunung Rizky Pusaka Utama, Siswanto Akwan.

Staff Ahli Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo menyampaikan, saat ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sedang melakukan Reformasi Perpajakan yang tujuannya untuk terus menyempurnakan pelayanan kepada Wajib Pajak.

Direktur Transformasi Proses Bisnis DJP, Hantriono Joko Susilo juga menyampaikan, saat ini DJP terus mengembangkan sistem pelayanan baik secara online maupun offline untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada Wajib Pajak.

Dalam kegiatan ini, Kanwil DJP Jawa Tengah I juga memberikan Apresiasi kepada 12 Wajib Pajak dengan Kategori Kategori Wajib Pajak UMKM Inspiratif Tahun Pajak 2017, Kategori Wajib Pajak Badan Menengah dan Patuh Segmentasi Omzet Diantara Rp100 Milyar hingga Rp500 Milyar, dengan jumlah kontribusi pembayaran terbesar tahun pajak 2017, Kategori Wajib Pajak Badan Besar dan Patuh pada KPP Pratama Segmentasi Omzet Di atas Rl100 Milyar Dengan Jumlah Kontribusi Pembayaran Terbesar Tahun Pajak 2017, dan Kategori Wajib Pajak Badan Besar dan Patuh Segmentasi Omzet Diatas Rp500 Milyar dengan Kontribusi Pembayaran Terbesar Tahun Pajak 2017.(aln)