Beranda Jateng Kapolda Jateng Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Covid_19

Kapolda Jateng Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Covid_19

84
BANTUAN - Kapolda Jateng saat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid_19 khususnya para buruh yang terkena PHK di Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Polda Jateng memberikan bantuan kepada sebanyak 1.126 warga di wilayah Jawa Tengah dengan paket sembako bersama Kodam IV/Diponegoro, Kamis (9/4). Selain bantuan dari TNI/Polri, Pemkot Semarang juga ikut memberi bantuan kepada masyarakat miskin terdampak COVID-19.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan bhakti sosial yang diadakan jajarannya bersama unsur TNI dan Pemkot Semarang itu, untuk mengatasi permasalahan sosial dari dampak penyebaran virus Korona.

Bantuan sembako yang dibagikan kepada warga kurang mampu itu terdiri dari beras sebanyak lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir dan beberapa kebutuhan pokok harian lainnya. Kapolda menjelaskan, titik pembagian sembako ini difokuskan ke 552 kantor polsek dan 35 kantor polres/polresta/polrestabes di wilayah Jateng. Serta 518 kantor koramil, dan 51 kantor kodim di jajaran Kodam IV/Diponegoro.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kami yang memang sedang membutuhkan. Juga, semakin mendekatkan TNI/Polri dengan masyarakat serta pemerintahan dengan masyarakat. Mari kita menjaga jarak untuk menghadapi virus ini, tetapi kita semakin merapatkan untuk bersatu membuat kekuatan menghadapi masalah-masalah sosial dan penyakit ini,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Hendrar Prihadi yang ikut kegiatan tersebut menyatakan, pihaknya juga tidak berpangku tangan membantu masyarakat terdampak COVID-19.

“Sama-sama bantuan dari kepolisian, TNI dan pemerintah ini kita serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan, niat kita ini mendapat berkah dari Tuhan. Paling penting, dengan kebersamaan ini COVID-19 bisa pergi dari Kota Semarang dan Indonesia,” ucap Hendi.

Lebih lanjut Hendi berharap, masyarakat Kota Semarang yang terdampak virus Korona tidak terlalu terbebani dengan kebutuhan sehari-hari. Bahkan, Pemkot Semarang juga telah memberikan diskon tarif PDAM bagi para pelanggan sebagai bentuk kepedulian.(akh)