Beranda Semarang Kapolda Jateng Sampaikan Deklarasi Cinta Damai dan Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis

Kapolda Jateng Sampaikan Deklarasi Cinta Damai dan Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis

2
DEKLARASI - Kapolda Jateng, Pangdam IV/Diponegoro dan Gubernur Jateng deklarasi damai berkaitan dengan aksi penolakan UU Ciptakerja.

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi sampaikan deklarasi cinta damai dan menolak segala bentuk aksi anarkis, Senin (19/10).

Selain Kapolda Jateng, ada juga dalam deklarasi tersebut Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, Para PJU Polda Jateng dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Rektor Undip, Prof Yos Yohan Utama. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh ormas se-Jawa tengah dan perwakilan BEM Mahasiswa se-Jawa Tengah

Deklarasi  ini menyikapi aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Dalam aksi demo tersebut diduga disusupi oleh provokator yang tidak bertanggung jawab yang membuat aksi unjuk rasa menjadi anarkis  dan berakibat rusaknya fasilitas umum.

Kondisi ini difasilitasi dengan mudahnya mengakses ke media sosial, Kapolda Jateng menegaskan apabila masyarakat daya tangkal terhadap provokasi-provokasi rendah maka akan mudah digerakkan pada aksi yang merugikan masyarakat sendiri.

“Kalau masyarakat daya tangkalnya rendah nanti akan mudah terprovokasi dan mudah digerakkan pada aksi massa yang berujung anarkis dan merugikan.” ucap Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi.

Oleh karena itu Polda Jateng mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi dalam bermedia sosial yang bijaksana untuk tingkatkan ketahanan sosial dan mewujudkan daya tangkal terhadap konflik sosial.

“Mari kita buka kanal-kanal komuniaksi untuk mempermudah masyarakat melakukan klarifikasi.” imbaunya.

Disela sela acara itu Kapolda Jateng, Pangdam IV Diponegoro, Gubernur Jateng dan Rektor Undip berikan simbolis rompi kepada wartawan unit Polda jateng.(akh)