Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Kawal Karakter Siswa Zaman Sekarang!

Kawal Karakter Siswa Zaman Sekarang!

26
BERBAGI
Dra . ARIES PURWANDANI SMKN NEGERI 2 SRAGEN
Dra . ARIES PURWANDANI SMKN NEGERI 2 SRAGEN

JATENGPOS.CO.ID, –  Pendidikan di Indonesia pada saat ini menghadapi dua tantangan besar yaitu desentralisasi atau otonomi daerah yang saat ini sudah dimulai dan era sekarang total untuk menghadapi tahun 2020. Tantangan kedua yaitu ujian berat yang harus dilalui dan diterapkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Perilaku atau sikap siswa di era sekarang merupakan proses yang menjadikan ciri dan sikap individu yang ada di dunia ini ,tidak dibatasi oleh wilayah. Era sekarang memberikan ruang bagi seluruh umat manusia di dunia ini untuk saling berhubungan baik itu secara langsung maupun tidak langsung dengan tempat adanya batas yang menjadi penghalang berlangsungnya hubungan untuk berkomunikasi antar umat manusia diseluruh dunia.

Seiring dengan perkembangan pendidikan siswa di era sekarang ,secara menyeluruh telah berkembang dan telah banyak memberikan perubahan dalam pendidikan. Baik yang berdampak positif bagi kehidupan maupun memilki dampak negatif bagi kehidupan yang selalu mengikuti perubahan. Pendidikan kewarganegaraan  merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan karakter peserta didik oleh karena itu, mata pelajaran pendidikan kewarganegaran sepertinya memiliki peranan penting.  Pendidikan kewarganegaraan  merupakan sistem mata pelajaran yang memiliki nilai nilai yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik, dimana ajaran-ajarannya  dapat dijadikan sebagai pondasi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan memiliki akal budi yang baik.

Seperti adanya ungkapan ‘guru kencing berdiri ,murid kencing berlari’ merupakan peribahasa yang menggambarkan pengaruh perilaku  guru terhadap perilaku muridnya. Perilaku guru merupakan sebuah model bagi muridnya dalam berperilaku baik didalam ruangan saat mengajar maupun di luar sekolahan.Sebuah ucapan dan perintah dari guru sangat dipatuhi oleh murid muridnya, perilaku guru dimasyarakat dijadikan ukuran keterlaksanaan budaya bagi anggota masyarakatnya. Kelestarian budaya untuk saling menghormati antarumat , antarorang muda akan lebih menghormati pada yang lebih tua. Pembentukan karakter anak didik merupakan tugas bersama dari orang tua , masyarakat dan pemerintah. Dari berbagai pihak saling berangkulan untuk bersama sama atau bersimultan melaksanakan tugas membentuk karakter anak didik.

Guru merupakan perwakilan tangan panjang dari pemerintah untuk bertugas membentuk karakter anak didik, terutama selama proses pendidikan disekolah, kemudian orang tua sekaligus sebagai masyarakat memilki waktu yang lebih banyak dalam membina karakter anaknya. Dengan berkembangnya pendidikan dizaman now ini selaku guru, dan orang tua selalu mendampingi selalu perkembangan anak didik dari pengaruh luar, yang setiap saat menjadi momok untuk kita semua. Karena perkembangan IT yang begitu pesat, dan tidak dilambari iman dan karakter yang kuat pada anak didik kita, maka akan dengan mudahnya dijajah oleh dari pihak luar.

Sudah menjadi kewajiban kita sebagai guru untuk menumbuhkan karakter melalui menumbuhkan jiwa nasinalisme yang tinggi. Anak didik yang kita bina itu kalau sudah terkikis rasa nasionalisnya turun , demi golongan tertentu, itu perlu kita arahkan , supaya tidak mudah kaum muda kita jadi lahan empuk untuk dipecah belah dan tidak memiliki jiwa patriotnya berkurang.

Membangun karakter dan watak suatu bangsa  melalui pendidikan itu mutlak diperlukan, bahkan tidak bisa ditunda tunda baik mulai dari rumah tinggal, masyarakat, dan sekolah harus selau memberikan suritauladan dan selalu menaladani para tokoh tokoh kenegarawan yang patut unntuk dicontoh. Dengandemikian, selaku guru dapat mengantar anak didik kita maju menjadi bangsa yang beradab maju, sejahtera dan dapat membangun karakter bangsa menjadi lebih baik.

OLEH :

Dra . ARIES PURWANDANI

SMKN NEGERI 2 SRAGEN

BERBAGI