Beranda Edukasi KDK STIKes Yahoed Pengabdian di TK ABA 16

KDK STIKes Yahoed Pengabdian di TK ABA 16

109
BERBAGI
KENANG-KENANGAN: Para dosen di Departemen KDK STIKes Yahoed foto bersama siswa TK ABA 16 usai kegiatan.
KENANG-KENANGAN: Para dosen di Departemen KDK STIKes Yahoed foto bersama siswa TK ABA 16 usai kegiatan.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu diajarkan pada anak sejak dini mulai masa kanak-kanak. Karena masa anak-anak yang duduk di bangku TK sudah banyak yang mengenal jajanan dan lingkungan. Semua bisa menyebabkan penyakit bila anak tidak cuci tangan, misalkan sehabis jajan di kantin, buang air bersih, olahraga, ikut berantas jentik nyamuk. Tangan, kuku dan kaki kotor merupakan media masuknya kuman penyakit. Melihat masalah itu, para dosen di Departement KDK dari STIKES Karya Husada (Yahoed) belum lama ini melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PengabMas) pendidikan kesehatan cara mencuci tangan memakai sabun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 16 di Jalan Brotojoyo Kecamatan Panggung Kidul.

Tim dosen di Departement KDK dari STIKES Karya Husada (Yahoed) terdiri dari Sawitri, S.SiT, MH selaku Ketua Tim dan anggotanya Siti Nur Umariyah Febriyanti, S.SiT, MH, Poppy Fransisca Amelia, S.SiT, M.Biomed dan Putri Rahma Dini, M.Tr.Keb. Sawitri mengatakan, pengabMas sasarannya siswa dan guru TK ABA 16. Kegiatan pendidikan kesehatan dilakukan pada Jumat 8 Januari 2019 lalu.

“Tujuan PengabMas untuk memberi pengetahuan praktik cara mencuci tangan dengan sabun antiseptik menurut WHO, serta PHBS pada siswa dan guru di TK ABA 16,” jelasnya.

Dikatakan, waktu itu kegiatan diawali dengan materi menggunakan media leafl et cuci tangan enam langkah, video dan demonstrasi cuci tangan enam langkah. Selanjutnya siswa mempraktikkan satu persatu.

“Sekali lagi Ingat, sebelum dan sesudah makan, BAB/BAK, sebelum memegang Bayi, menceboki anak, menyiapkan makanan harua cuci tangan,” pungkasnya. (gus/biz/sgt)

BERBAGI