Beranda Jateng Kecelakaan Melibatkan 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas

Kecelakaan Melibatkan 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas

BERBAGI
Evakuasi korban kecelakaan yang melibatkan delapan kendaraan diantaranya tiga truk memakan waktu selama tiga jam. FOTO:WIJAYANTI/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. SOLO- Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) maut terjadi di simpang empat genengan, Mojosongo, Jebres, Selasa (6/3). Kecelakaan yang melibatkan delapan kendaraan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi Selasa sekitar pukul 14.30 WIB. Awalnya truk tronton Duta Trans Nalopol B 9269 TQ yang dikemudikan Sugeng (38), warga Surabaya melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang hendak berhenti di traffic light. Namun saat mendekati simpang empat tiba-tiba rem blong. Alhasil truk berukuran besar itu langsung menabrak mobil Toyota Avanza nopol AD 8702 SU yang dikemudikan Handoyo Seno, (36) serta tiga kendaraan yang berhenti di depannya.

Meski menabrak empat kendaraan namun truk tersebut tetap melaju dan menabrak lagi dua truk, yakni truk warna hitam H 1545 HM dan truk warna hijau AB 8011 JC serta mobil boks W 8276 NE, yang melaju dari arah berlawanan dan baru berhenti setelah menabrak tiang listrik dan trotoar di pinggir Jalan Sumpah Pemuda.

Akibatnya tiga orang meninggal di tempat dan empat orang mengalami luka berat. Korban meninggal adalah Darjo (50), warga Mojosongo, Jebres, pengendara Honda Scoopy nopol AD 5495 KA, Ahmad Nur Fawaid (34), warga Ngawi, Jawa Timur, pengendara Honda Supra X125 nopol AE 6647 LS, serta Sumardi (48), warga Ngemplak, Boyolali, yang merupakan kernet truk hitam.

“Ada empat orang yang mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit. Penyelidikan awal penyebab kecelakaan truk tronton yang mengalami rem blong. Sopir truk sudah kami amankan,” jelas Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i.

Empat orang tersebut, lanjut Imam merupakan pembonceng Honda Supra X Andreas Joko Suwanto (43), warga Banjarsari yang kritis di UGD, penumpang Honda Scoopy Iin Rohimah (17), warga Kampung Kentingan RT 004 /RW 036, Jebres, Sopir truk hitam Kusnadi (40), warga Kendal dan sopir truk hijau, Bayu Agung (23), warga Kulonprogo, Yogyakarta.

Sementara itu, proses evakuasi berjalan dramatis. Pasalnya posisi korban yang terjepit truk tronton serta masuk saluran air membuat evakuasi membutuhkan waktu lebih dari tiga jam.

Petugas harus menggunakan crane untuk mengangkat kepala truk fuso dan  jasad korban meninggal yang terjepit. Tak hanya itu, petugas dibantu warga setempat juga harus bahu membahu menjebol trotoar dengan menggunakan cangkul dan linggis untuk dapat mengeluarkan korban selamat yang masuk ke dalam selokan.

Supir truk kontainer, Sugeng mengaku mengendarai truk dari Semarang setelah mengambil barang dan akan mengantarkannya ke Surabaya.

“Kondisi kendaraan dari Semarang baik-baik saja dan sepanjang perjalanan tidak ada masalah. Makanya kaget dan panik saat tahu rem tidak berfungsi saat sampai di lampu merah,” tuturnya. (jay/muz)

BERBAGI