Beranda Jateng Kejari Bidik Pengadaan Komputer 196 Desa

Kejari Bidik Pengadaan Komputer 196 Desa

Diduga Menyimpang, Hadirkan Pakar Komputer

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen mendatangkan ahli komputer dalam menyelidiki dugaan penyimpangan pengadaan komputer 196 Desa. Surat tugas untuk Intel Kejari sudah diturunkan. Saat ini sudah dalam tahap pengumpulan data.

Selain pakar komputer, kejaksaan juga meminta keterangan sejumlah pihak terkait. Kepala Seksi (kasi) Intel  Kejari Sragen Widya Hari Sutanto menyampaikan bahwa saat ini surat perintah tugas (sprintug) pengumpulan data sudah turun. Pihaknya mengumpulkan data untukinformasi dugaan komputer desa tersebut. ”Kita sedang puldata seluruh LPJ desa yang ada pengadaan komputer,” terang Kasi intel Selasa (23/1).
Dia menyampaikan pihaknya mengumpulkan desa mana saja yang mengadakan komputer. Lantas memanggil pihak-pihak yang terkait pembelian dan pengadaan komputer ini. ”Sementara baru tahap kumpulkan dokumen. Mana saja desa yang pengadaan komputer ini. Setelah itu kita panggil pihak-pihak yang terkait,” ujarnya mewakili Kajari Muhammad Sumartono.Dia menyampaikan dalam pengadaan komputer ini tidak ada yang melibatkan TP4D. Padahal Kejari Sragen sudah melakukan sosialisasi ke seluruh desa pentingnya TP4D ini. ”Nggak ada permintaan pengawalan TP4D mas, padahal kades-kades sudah disosialisasikan, tapi tidak ada permohonan untuk dikawal,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Sragen Adi Nugraha menjelaskan saat ini masalah tersebut masih pada ranah intel. Namun pada umumnya dibutuhkan ahli komputer untuk menghitung spek pengadaan komputer. ”Perlu ahli komputer juga untuk melihat sesuai apa belum,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan jika setidaknya untuk perangkat lunak perlu perangkat asli, bukan bajakan. Apalagi barang-milik negara.Pihaknya juga menyampaikan disini peran penting TP4D. Seharusnya TP4D dilibatkan sejak awal mulai dilibatkan sejak awal agar tidak dianggap seolah-olah menjadi tameng suatu perkara. ”Sebenarnya perlu inisiatif yang punya proyek menggandeng TP4D. setiap tahapan juga TP4D perlu dilibatkan,” jelasnya.  (ars/saf)