Beranda Olahraga Ketua PSSI-nya Jerman Akhirnya Buka Suara Soal Ozil

Ketua PSSI-nya Jerman Akhirnya Buka Suara Soal Ozil

96
BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, MUNICH — Ketua Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel pada Kamis mengatakan bahwa ia semestinya menjelaskan bahwa rasisme tidak dapat diterima setelah gelandang Mesut Ozil mengundurkan diri dari tim nasional, dengan menyatakan bahwa terdapat “rasisme dan tidak dihormati” karena akar Turkinya.

Ozil, yang bermain untuk klub Liga Inggris Arsenal, dikritik karena berforo dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Mei.

Ozil dan Ilkay Gundogan, rekannya di timnas Jerman yang juga berfoto dengan Erdogan, dicemooh oleh para penggemar Jerman pada pertandingan-pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia di Rusia.

Grindel menolak tuduhan-tuduhan Ozil bahwa DFB bersikap rasis namun mengatakan dirinya menyesal bahwa foto-foto itu telah disalah artikan untuk menjustifikasi “kata-kata rasis.” “Pada peninjauan kembali, sebagai presiden saya semestinya menjelaskan apa yang nyata bagi saya secara pribadi dan bagi kami sebagai asosiasi, menyatakan bahwa semua bentuk rasisme tidak tertahankan, tidak dapat diterima, dan tidak dapat ditoleransi,” ucapnya dalam pernyataannya.

Keputusan pemain 29 tahun itu untuk mengundurkan diri dari timnas memicu perdebatan publik di Jerman mengenai hubungan mereka dengan komunitas imigran terbesar. Ozil merupakan anggota kunci tim yang menjuarai Piala Dunia 2014 dan terpilih lima kali sebagai Pemain Terbaik Jerman melalui jajak pendapat publik.

Sejumlah politisi dan pemimpin komunitas Turki menuntut Grindel mengundurkan diri, namun sebagian lain mengatakan klaim-klaim rasisme Ozil tidak tepat.

Wolfgang Schaeuble, anggota parlemen dan politisi paling senior di Jerman turut mengkritik DFB, mengatakan kepada surat kabar RND bahwa merupakan hal yang “memalukan” untuk membuat masalah foto Erdogan menyeruak ke permukaan seperti yang telah terjadi.

“Seorang sosok yang cerdas dan semestinya menghentikan semua yang terjadi,” ucapnya, sambil menambahi bahwa para pesepak bola, yang masih begitu muda, sering memerlukan bimbingan.

“Sebagai seorang penggemar sepak bola saya sedih bahwa era Ozil dalam balutan seragam tim nasional berakhir seperti ini,” ucapnya. (fid/ant)

BERBAGI