Beranda Hukum & Kriminal Kiki First Travel Beli Apartemen Mewah Demi Kekasih Sejenis

Kiki First Travel Beli Apartemen Mewah Demi Kekasih Sejenis

BERBAGI
Kiki Hasibuan dan kekasihnya yang sesama perempuan, acap pamer kemesraan via media sosial.

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Nama Esti Agustin muncul dalam pusaran kasus First Travel yang menyeret Anniesa Hasibuan, Andika Surachman, dan Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan.

Nama tersebut cukup mengejutkan lantaran yang bersangkutan disebut sebagai kekasih sesama jenis Kiki Hasibuan yang notabene seorang perempuan.

Pada persidangan ke-8 yang digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (28/3), terungkap jika Agustin merupakan kekasih dari Kiki.

Agustin dibelikan apartemen mewah di Puri Park View Blok AAB lantai 8, kawasan Pesanggarahan, Kembangan, Jakarta Barat.

“Sekitar Rp 450 juta belinya,” kata Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sufari di Pengadilan Negeri Depok.

Dia menjelaskan, pemeriksaan terkait aliran dana ke Agustin cukup penting. Pasalnya, dari sini bakal diketahui apakah ada dugaan tindak pidana pencucian uang.

“Kami ingin menunjukan ada aliran dana yang tidak semestinya,” jelas pria yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Depok itu.

Adapun dalam berkas pemeriksaan, diketahui jika Kiki membeli apartemen tersebut menggunakan nama Agustin. Kiki mentransfer duitnya melalui rekening First Travel.

Terkait status Agustin, Sufari membenarkan bahwa Kiki adalah teman dekatnya.

“Dia pacarnya itu si Kiki Hasibuan (terdakwa). Apartemen ini dibeli oleh si Kiki untuk Agustin, makanya pengelola apartemen kita panggilkan sebagai saksi. Yang bersangkutan sudah kami panggil, tetapi dia pindah alamat, tidak ada yang tahu,” pungkas Sufari.

Sementara, saat memberikan kesaksian, salah seorang Karyawan Puri Park View, Muhammad Ismail mengaku tidak mengetahui adanya transaksi pembelian unit apartemen atas nama salah seorang dari ketiga bos First Travel.

Hanya saja, dia membenarkan kalau S Agustin adalah orang yang menempati apartemen.

“Kalau di blok itu diisi oleh atas nama S Agustin,” kata Ismail saat memberikan keterangan.

Ia mengaku lupa terkait detail pembelian apartemen. “Saya lupa, intinya saya tidak mengenal para terdakwa, dan pemilik dalam daftar kami atas nama S Agustin, bukan atas nama ketiga terdakwa ini,” pungkas dia.

Seperti diketahui, tiga bos First Travel diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan pencucian uang. Mereka tidak memberangkatkan calon jamaah umrah sebanyak 63.310 dengan kerugian sekitar Rp 905 miliar. (drh)

BERBAGI