Beranda Jateng Pantura Barat Komisi D Minta Ada Talut Sepanjang DAS Sungai Blorong

Komisi D Minta Ada Talut Sepanjang DAS Sungai Blorong

134
Ketua Komisi D Alwin Basri beserta pihak Pusdataru Jateng melihat pembangunan parapet di Sungai Blorong di Kecamatan Boja, Kendal, Jumat (5/7/2019). (Humas DPRD Provinsi Jawa Tengah)

JATENGPOS.CO.ID, KENDAL – Komisi D DPRD Jateng menginginkan adanya pengaman berupa talut di sekitar daerah aliran sungai (DAS). Fungsi talut atau parapet untuk menjaga tanah tidak mudah longsor, erosi atau terkikis aliran sungai.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D Alwin Basri saat bersama rombongan melihat hasil pembangunan parapet di Sungai Blorong di Dukuh Pilang, Desa Boja, Kecamatan Boja, Kendal, Jumat (5/7/2019).

Dia meminta kepada Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Jateng bisa mendata lokasi-lokasi di DAS yang belum ada talut atau parapet. Sebagian besar DAS dari laporan yang diterimanya belum ada talut. Di lokasi itu rawan terjadi longsor.

“Kalau bisa pada anggaran perubahan 2019, pembangunan talut atau parapet diperbanyak. Seperti di Sungai Blorong ini, kalau bisa talut yang ada sekarang ini diperpanjang lagi supaya sawah di sekitar sungai tidak tergerus,” ucap dia.

Sementara Kunarto dari Dinas Pusdataru menjelaskan, pada tahun anggaran 2018 ada tiga paket pengerjaan talut senilai Rp 1,2 miliar. Untuk pengerjaan talut di Dukuh Pilang, Boja berupa pemasangan parapet sepanjang 56 meter.

Selain itu ada paket di Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kendal berupa pekerjaan bronjong sepanjang 107 meter. Paket ketiga di Desa Ngabean, Boja berupa konstruksi groundsil sebanyak 1 unit.

“Ketiga paket pekerjaan tersebut sudah selesai. Sesuai arahan dari Komisi D akan kami kerjakan, termasuk memetakan lokasi DAS yang belum miliki pengaman berupa talut dan parapet,” ucap dia. (fid/ahm)