Beranda Ekonomi Komisi E Puji Pabrik Teh yang Perlakukan Pekerja Seperti Keluarga.

Komisi E Puji Pabrik Teh yang Perlakukan Pekerja Seperti Keluarga.

279
PABRIK TEH:Komisi E DPRD Jateng saat berkunjung ke Pabrik Teh Bandulan CV Budi Jaya, Rabu (29/5), di Kota Pekalongan untuk memantau persoalan ketenagakerjaan. (Dok humas dprd jateng)

JATENGPOS.CO.ID, PEKALONGAN – Komisi E DPRD Jateng memberikan apresiasinya pada jajaran direksi CV Budi Jaya Pekalongan yang memproduksi Teh Banduk. Pasalnya, perusahaan tersebut selama ini mengedepankan konsep kekeluargaan dalam manajemennya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid bersama rombongan dalam tinjauan ke CV Budi Jaya Pekalongan, Rabu (29/5).

Saat berdialog dengan jajaran direksi, ia mengatakan kesejahteraan pekerja melalui pendekatan secara kekeluargaan sangat menunjang kinerja pekerja itu sendiri. Menghadapi lebaran ini, selain mendapatkan THR, pekerja mendapatankan berbagai insentif sesuai dengan tingkat prestasi kerja yang dilakukan.

“Kami memberikan apresiasi pada jajaran direksi dalam pemberian tunjangan THR sesuai dengan regulasi pemerintah yaitu satu kali gaji. Pemberian insentif tambahan karyawan dengan prestasi kinerja juga dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja. Selain mendapatkan BPJS, juga ada jaminan kecelakan kerja dan jaminan kematian yang sangat berguna bagi karyawan,” ujarnya.

Anggota Komisi E, Endrianingsih dan Jamaludin, juga memperhatikan kenyamanan karyawan sebagai kunci betah untuk bekerja. Namun, ia berharap perusahaan tidak lupa untuk menjalankan progam CSR (corporate social responsibility/ tanggungjawab sosial perusahaan) ke masyarakat.

“Kenyamanan adalah kunci para pegawai untuk merasa betah tinggal dalam bekerja lebih baik. Seperti pantauan sebelumnya, kami juga mengingatkan untuk perusahaan progam CSR ke masyarakat baik di bidang sosial maupun infrastruktur,” kata Jamal.

Menanggapi hal itu, General Manager CV Budi Jaya Pekalongan Agung Budi Nur Cahya mengatakan pemberian THR dan insentif upah sudah mengikuti regulasi pemerintah dan kebijakan perusahaan. Sedangkan bantuan layanan kesehatan merupakan bentuk wujud tanggungjawab perusahaan kepada karyawan. Untuk CSR bantuan yang diberikan adalah kolabarasi dengan pemerintah kabupaten Batang dalam pemerataannya.

“Pemberian THR sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah. Sedangkan insentif diberikan kepada karyawan sesuai dengan tingkat prestasi kerja. Pendekatan sistem kekeluargaan itu diberikan kepada karyawan dalam bentuk santunan bagi putra putrinya yang bersekolah mendapatkan prestasi yang bagus. Progam CSR bersama perusahaan lain dikelola bersama dengan pemerintah kabupaten agar pemeratannya berjalan dengan lancar,” jelas Agung.

Sebagai informasi, CV Budi Jaya Pekalongan bergerak di bidang produksi teh dengan aroma melati. Pemasaran produk dengan nama ‘Bandulan’ paling banyak dikirim ke Pulau Jawa dan Kalimantan. (Ahm)