Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Kompetensi Mikrobiologi Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa SMK

Kompetensi Mikrobiologi Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa SMK

46
BERBAGI
Dina IkaMuliawati, S.Si, M.Pd SMK Negeri 2 Sukoharjo
Dina IkaMuliawati, S.Si, M.Pd SMK Negeri 2 Sukoharjo

JATENGPOS.CO.ID, – Pemerintah tengah berupaya meningkatkan peran pendidikan kejuruan dan vokasi dalam menunjang penyediaan tenaga kerja agar sesuai kebutuhan di dunia industri. Upaya ini diimplementasikan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka peningkatan kompetensi, kualitas dan daya saing sumberdaya manusia Indonesia. Jenis kompetensi berperan dalam memberikan akses yang lebih luas lagi bagi siswa SMK untuk melakukan praktek kerja lapangan dan program magang bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK di dunia usaha atau dunia industri yang menjadi produk unggulan di wilayahnya.

Salah satu dasar kompetensi keahlian yang diajarkan di SMK Jurusan Kimia Industri adalah Mikrobiologi. Kompetensi ini sangat mendukung dalam mengajarkan siswa berwirausaha, khususnya dalam industri kecil yang berkaitan dengan proses fermentasi menggunakan mikroorganisme tertentu. Hal ini didukung banyaknya industri pangan di Indonesia yang menggunakan proses fermentasi mulai dari skala kecil hingga skala besar. Apalagi industri pangan yang prospeknya masih sangat menjanjikan saat ini dibanding sektor industri kecil yang lain.

Fermentasia dalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Mikroorganis mendapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Proses pembuatan pangan yang dibantu oleh mikroorganis memisalnya melalui fermentasi, seperti keju, yoghurt, dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. Peranan mikroorganisme juga sangat penting dalam menciptakan produk makanan baru yang berkaitan dengan bioteknologi.

Dasar Komptensi Keahlian mikrobiologi mempelajari sifat-sifat mikro organisme beserta kinetika pertumbuhannya sehingga tepat penerapannya dalam industri, mengetahui media perkembangbiakan yang tepat, mengetahui prinsip dasar operasional fermentator dan biorekator dan aplikasi penggunaan mikrobiologi dalam industri baik pangan maupun non pangan. Selain teori, siswa juga diajarkan praktek langsung untuk membuat media, mengembangkan mikroorganisme, sampai aplikasi pembuatan produk sederhana yang menggunakan proses fermentasi, misalnya pembuatan tape, tempe, kecap, yoghurt, nata decoco sampai pembuatan roti atau kue yang menggunakan ragi sebagai bahan pengembangnya. Hal ini tentunya sangat menyenangkan dan menarik bagi siswa sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa.

Selain kompetensi Mikrobiologi, Siswa SMK Jurusan Kimia Industri juga diberikan kompetensi keahlian Proses Pengelolaan Industri Kimia Skala Kecil (PPIKSK) yang memberikan pengetahuan pada siswa bagaimana menjadi seorang wirausahawan yang baik dalam hal adminstrasiperusahaan, analisis kelayakan ekonomi,manajemen sumber daya manusia (MSDM) sampai pada pemasaran suatu produk. PPIKSK sangat membantu siswa nantinya dalam menjadi seorang wirausahawan yang handal. Kompetensi ini sesuai dengan program  pemerintah dalam usahanya menciptakan lapangan kerja sendiri bagi siswa SMK, dalam arti siswa tidak hanya menjadi karyawan tetapi memiliki usahanya sendiri dan dapat mengembangkannya sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga. (*)

 

Dina IkaMuliawati, S.Si, M.Pd

SMK Negeri 2 Sukoharjo

BERBAGI