Beranda Travelling Kuliner Komunitas Pejalan Kaki Adakan Pelatihan Memasak

Komunitas Pejalan Kaki Adakan Pelatihan Memasak

346
BERBAGI
Pelatihan memasak di RW 3 Jatingaleh, Candisari Kota Semarang. Intan Aliva/Jatengpos.co.id

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kordinator Komunitas Pejalan Kaki Semarang mengadakan pelatihan memasak berbahan dasar pisang dan singkong di RW 3, Jatingaleh, Candisari.

Acara ini diikuti oleh 22 ibu rumah tangga, dan dua orang mentor yang bertindak sebagai juru masak dan juga pembimbing.

Dikatakan oleh penyelenggara pelatihan ini, Theresia Tarigan yang juga koordinator komunitas pejalan kaki di Kota Semarang ini, menuturkan bahwa dirinya ingin ikut serta memberikan manfaat dan kebaikan pada warga lingkungan Candisari dengan cara memberikan pelatihan memasak bagi para ibu rumah tangga di lingkungan RW 3,  Jatingaleh, Candisari.

“Kalau melihat kondisi sekarang ya, saya inginnya para perempuan khususnya menjadi kaum yang lebih kreatif dan mandiri, ini sebabnya saya memberikan pelatihan memasak dengan bahan baku singkong dan pisang. Selain karena bahannya mudah didapat, pangsa pasar untuk makanan seperti ini juga masih luas,” ujarnya

Selanjutnya caleg DPRD Kota Semarang, menuturkan bahwa perlu adanya perhatian semacam ini untuk para ibu ibu rumah tangga.

“Jaman sekarang itu jamannya memberikan kail bukan ikan, sehingga masyarakat dapat terus berdaya”, imbuhnya.

Warga Rw 03 sendiri yang diwakili oleh Ibu RW, memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh ibu Theresia dan teamnya. Menurut mereka memang pelatihan pelatihan semacam inilah yang memang dibutuhkan oleh oleh ibu rumah tangga.

“Saya mewakili warga disini merasa senang sekali karena ada orang seperti Ibu Theresia yang mau mengadakan pelatihan seperti ini dan gratis, ini yang masyarakat kami sangat butuhkan, ujarnya

Hasilnya kue bolu, nugget yang terbuat dari pisang dan singkong ini terhidang dengan cantik diatas meja.

“Rasanya enak, resepnya juga mudah, kalo bisa saya ingin menjualnya juga itung itung membantu ekonomi warga”, ujar salah seorang warga yang hadir di pelatihan tersebut. (ita/drh)

 

BERBAGI