Beranda Pilkada Serentak 2018 Kursi FPDIP Demak Kosong Akhirnya Diisi Aprilia

Kursi FPDIP Demak Kosong Akhirnya Diisi Aprilia

346
Aprilia Rahmawati menggantikan almarhum Untung Budi Santoso dalam paripurna pergantian antar waktu di DPRD Demak. FOTO:ADHI/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. DEMAK– Setelah sekian lama satu kursi di Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Demak kosong akhirnya terisi.  Dalam Rapat Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) Aprilia Rahmawati SPd menggantikan almarhum Untung Budi Santoso kemarin (26/2).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak Fahrudin Bisri Slamet mengatakan bahwa saat ini jumlah anggota Fraksi PDIP sudah lengkap. Dengan lengkapnya anggota fraksi tentunya, kinerja fraksi juga akan lebih meningkat terutama dalam menghadapi pilgub, pileg, dan tentu saja pilpres mendatang.

“Kami berharap setelah anggota fraksi kami lengkap, tentunya mesin partai akan lebih kencang dalam berjalan. Dengan kinerja yang semakin meningkat, kedepannya kami akan lebih siap dan matang dalam menghadapi pemilihan gubernur,  pemilihan legislative, dan tentu saja pemilihan presiden,” tegasnya.

Selain itu, kelengkapan ini juga menyemangati anggota fraksi lainnya sehingga target 10 kursi dalam pileg mendatang akan tercapai.  “Karena ini merupakan amanah dari rakyat, kami akan mengembannya dengan bekerja lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Demak HM Natsir dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya PAW ini merupakan momentum yang tepat untuk menyegarkan aspirasi rakyat.

“Kursi DPRD merupakan amanat dari rakyat, dengan memberikan kinerja yang penuh tanggungjawab bekerja jujur dan murni, akan menempatkan DPRD sebagai orang yang dapat dipercaya,” ucap bupati. Bupati berharap, agar Aprilia sebagai anggota DPRD yang baru dapat segera menempatkan diri dan memberikan sumbangsih yang nyata kepada warga Demak.

“Hubungan yang harmonis dengan eksekutif sebagai mitra pembangunan, tentu saja akan bisa menjadikan masyarakat yang kondusif dan demokratif. Wujudkan kerja sama yang lebih berkualitas, karena banyak pembangunan mendesak yang harus segera dilakukan,” pungkasnya. (adi/muz)