Beranda Jateng Lembaga Kholifah Gelar Srawung Kebangsaan

Lembaga Kholifah Gelar Srawung Kebangsaan

BERBAGI
Ahmad Yazid Fauzan

JATENGPOS.CO.ID. SUKOHARJO- Lembaga Kajian & Pendampingan Sosial (LKPS) Kholifah, kembali menyelenggarakan Srawung Kebangsaan, dengan tema Toleransi Sebagai Wujud Nyata Menjaga Kebhinnekaan dan Kebangsaan.

Ahmad Yasid Fauzan, ketua LKPS Kholifah menjelaskan ancaman bagi stabilitas di setiap negara adalah radikalisme era baru. Seperti halnya di Indonesia, jika dilihat gerakan radikal-nya memiliki misi dan bertujuan merubah ideologi selain Pancasila sebagai dasar negara.

Indikasi menghilangkan dan memusnahkan Pancasila dan mengganti pemahaman tersebut dengan pemahaman lain secara radikal dengan menempuh dan menghalalkan segala cara untuk mewujudkannya.

“Ini jelas menyalahi azas konstitusi negara dan Pancasila sebagai landasan negara. Makin tersebar meluasnya gerakan-gerakan radikalisme untuk menggantikan Pancasila, maka kita sebagai masyarakat berkomitmen menolak gerakan tersebut,” tegas Ahmad Yazid Fauzan, ditemui disela persiapan acara, Senin (26/2).

Kita berkewajiban mengawal Pancasila, imbuh Ahmad Yazid Fauzan, yang sudah dirumuskan oleh pendahulu kita. Pancasila menjadi landasan berdirinya Negara Indonesia demi terciptanya satu kesatuan yang utuh.

“Pancasila dirumuskan salah satunya guna untuk menyatukan perbedaan-perbedaan suku, ras dan agama yang ada di indonesia. Oleh sebab itu selain pemerintah masyarakat juga memiliki posisi sentral untuk tetap setia mengawal Pancasila dan satu kesatuan bangsa,” lanjutnya.

Setiap agama pun tidak pernah mengajarkan perpecahan oleh sebab itu jika gerakan-gerakan radikal yang mengatas namakan agama ataupun ideologi lain, maka hal tersebut telah salah dalam mengaplikasikan wawasan kebangsaan yang difahaminya.

Toleransi Sebagai Wujud Nyata Menjaga Kebhinnekaan dan Kebangsaan tema yang diambil dalam acara Srawung Kebangsaan ini menghadirkan nara sumber Pmd. Ir. Virajayo Johny Chandra (Magabudhi Surakarta), Pdt. Heru Handoko (Gereja GB Mojosongo Solo) dan Sulhani Hermawan, M.Ag (Katib Syuriah PCNU Sukoharjo).

Sejumlah perwakilan Tokoh Ormas, Organisasi Kepemudaan, Pelajar dan Mahasiswa se Kabupaten Sukoharjo dan tamu undangan, dijadwalkan mengikuti acara yang digelar di Ommaya Ballroom, jalan Dewa Ruci 01 Gentan Baki Grogol Sukoharjo. Selasa (27/2) mulai jam 09.00 – 13.00 wib.

Srawung Kebangsaan bertujuan semakin tersosialisasinya wawasan kebangsaan sebagai jatidiri bangsa, khususnya generasi muda agar tidak terjebak dalam faham radikal yang merusak persatuan dan kesatuan, terjaganya stabilitas dan kondusifitas masyarakat di daerah agar tetap dalam kondisi yang toleran, nyaman, aman dan tertib. (dea/biz/muz)

BERBAGI