Beranda Semarang Lemparan Kapur Tanda Sayang Guru kepada Murid

Lemparan Kapur Tanda Sayang Guru kepada Murid

Reuni SMP 26 Semarang Angkatan 89-90

BERBAGI
DISERAHKAN : Suprapti, salah satu guru SMP 26 Semarang saat menerima kenangan dari para alumni SMP 26 Semarang angkatan 89-90. Adhi/jateng pos
DISERAHKAN : Suprapti, salah satu guru SMP 26 Semarang saat menerima kenangan dari para alumni SMP 26 Semarang angkatan 89-90. Adhi/jateng pos

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Puluhan tahun tidak berjumpa membuat ratusan alumni SMP 26 Semarang terharu berat saat bertemu dengan sahabat yang sudah lama tidak bersua. Banyak yang pangling saat bersua kembali dengan teman sekelas. Kondisi fisik berubah, bertambah tambun, maupun rambut yang sudah mulai memutih.

Meski demikian tidak membuat alumni dua angkatan yakni tahun 1989 dan tahun 1990 ini bersedih. Mereka tetap larut dalam kegembiraan reuni SMP 26 Semarang, angkatan tahun 1989 dan 1990 yang diadakan di resto Kebon Raja Jalan Soekarno Hatta Bergas Kabupaten Semarang.

Suprapti guru Matematika yang diundang khusus dalam reuni mengaku sangat bahagia bisa berjumpa kembali dengan murid-muridnya. Meski sudah terpisah selama puluhan tahun, tidak membuat  para mantan siswa ini melupakan guru mereka.

“Saya sangat bahagia dengan pertemuan ini, sudah 28 tahun kalian lulus, dulu padahal masih imut-imut. Kesuksesan kalian saat ini sungguh membuat kami guru-gur merasa bahagia,” ujar Suprapti yang dahulu juga menjabat sebagai wali kelas C.

“Dengan ini, saya mewakili para guru yang lain mengucapkan selamat untuk reuni satu dalam persaudaraan. Harapan kami para guru, dengan reuni semoga dapat menambah keeratan dan keakraban sebagai keluarga besar SMP 26 ,” ujar Suprapti terharu.

Dia juga menginginkan para alumnus semakin bertambah sukses dalam berkarir, sehingga dapat turut mengangkat nama almamater. Selain itu Suprapti juga menyinggung masa-masa sekolah saat ada anak yang terkena lemparan kapur.

“Itu bentuk rasa sayang kami, agar kalian kelak menjadi orang sukses,” imbuhnya. Sementara itu Ketua panitia reuni Arif Bani mengatakan bahwa reuni kali ini merupakan gabungan dua angkatan yakni angkatan 1989 dan 1990.

Suatu hal yang sangat membanggakan dan membahagiakan dimana setelah berpisah selama puluhan tahun, akhirnya mereka dapat bertemu kembali. Harapanya, dengan adanya reuni ini bisa semakin mengeratkan persaudaraan diantara para alumni. Selain itu juga mengangkat nama almamater SMP 26.

 

Sementara itu Rico perwakilan angkatan 1990 yang kini berkarir di Trans TV, mengaku sangat bangga sekaligus bahagia dengan reuni tersebut. Rico yang selama ini bekerja di Jakarta sering merasa kangen dengan teman-temannya yang berada di Semarang terutama alumnus SMP 26.  “Bahagia bisa kumpul kembali dengan teman-teman semua, semoga tali silaturahmi kami selalu terjaga,” pungkasnya. (adi/biz/sgt)