JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Komitmen PT. LG Electronics Indonesia untuk terus memperluas penggunaan teknologi inverter pada berbagai produknya tampak semakin kuat. Tak hanya pada produk elektronik konsumer, komitmen pada penggunaan teknologi yang telah diakui lebih ramah lingkungan dan hemat energi ini pun merambah pada produk AC komersial.

Hal ini diwujudkan melalui peluncuran Multi V 5 VRF (Variable Refrigerant Flow) sebagai solusi pendingin ruangan bagi gedung yang lebih hemat energi dengan penggunaan kompresor inverter. “Kehadiran Multi V 5 menjadi wujud bagian filosofi perusahaan yaitu inovasi untuk kehidupan lebih baik. Lebih dari sekedar pengaplikasian teknologi inverter, pendingin ruangan skala gedung ini menjadi cerminan keberhasilan inovasi kami membawa teknologi inverter pada tingkatan lebih tinggi,” ujar Mr. Dae Hyun Kim sebagai Air Conditioning Business Leader PT. LG Electronics Indonesia.

Pernyataan ini menurutnya merujuk pada berbagai inovasi yang terbenam dalam Multi V 5 VRF. Menjadi generasi kelima dan terkini dari solusi pendingin ruangan skala gedung, menurutnya, pengembangan Multi V 5 VRF berfokus pada dua faktor utama yaitu penggunaan energi lebih efisien dan kenyamanan penggunaan. Kedua fokus inilah yang kemudian mewarnai empat fitur utamanya yaitu Dual Sensing Control, Ultimate Inverter Compressor, Ocean Black Fin dan Continuous Heating.

Dual Sensing Control

Menjadi salah satu andalan LG MULTI V 5, fitur Dual Sensing Control membantu unit pendingin ruangan ini mengevaluasi kondisi iklim hingga detail terkecil. Bila sistem pendingin ruangan konvensional hanya melacak suhu, LG MULTI V 5 melakukan pengukuran suhu dan tingkat kelembaban dalam ruangan maupun lingkungan luar ruang yang melingkupinya.

Dengan parameter pengukuran lebih komprehensif, LG Multi V 5 memiliki kemampuan lebih baik dalam  menentukan tingkat efisiensi energi optimal dalam pengoperasiannya. Di sisi lain, kerja pintar fitur ini sekaligus membuatnya dapat memastikan kondisi pendinginan ruang berada pada tingkat kenyamanan lebih tepat.

Kerja unik Dual Sensing Control ini tak lepas dari sistem efisien Smart Load Control di dalamnya. Berbeda dengan kerja pendingin ruangan gedung lain yang suhu refrigerant pendingin di unit luar selalu berfluktuasi, Smart Load Control pada LG Multi V 5 bekerja terus menerus mengendalikan tingkat suhu refrigeran pendingin pada unit luarnya. Tingkat fluktuasi suhu yang lebih minim inilah yang membuatnya mampu meningkatkan efisiensi energi dari 15 hingga 31% bergantung pada kondisi tingkat kelembaban sekitar.

Bekerja parallel di sisi dalam ruang, Dual Sensing Control pada LG Multi V 5 memiliki fungsi Comfort Cooling. Tersirat kuat dari namanya, fungsi ini berguna menjaga suhu ruang berada pada tingkat yang memberi kenyamanan optimal sepanjang pengoperasian.

Ultimate Inverter Compressor

Berbagai inovasi pun dilakukan LG pada kompresor LG Multi V 5 untuk memastikannya benar-benar menjadi solusi pendingin ruangan skala gedung yang handal. Tak sekedar penamaan, kata Ultimate yang melekat pada kompresor berteknologi inverter ini merujuk pada kemampuan besarnya dalam memberikan tingkat efisiensi dan performa kerja yang diklaim lebih handal.

Salah satu pengembangan kompresor ini terlihat dari peningkatan rentang putaran kompresor. Bila generasi sebelumnya hanya mampu beroperasi pada rentang 15 Hz hingga 150 Hz, kompresor generasi terkini yang dibawa LG Multi V 5 sanggup beroperasi dalam rentang 10 Hz sampai dengan batas tertingginya yaitu 165Hz. Semakin melebarnya rentang ini memberikan kemampuan lebih baik bagi LG Multi V 5 untuk bekerja lebih efisien dalam penggunaan energi sekaligus lebih cepat mencapai suhu yang diinginkan.

Membuat pengoperasiannya semakin efisien, LG menerapkan bantalan dari material khusus yaitu PEEK (Polyetheretherketone). Pilihan pada material yang biasa digunakan pada mesin sebuah pesawat ini tak lepas dari karakteristik khas bahan ini yang dapat bekerja pada rentang waktu tertentu tanpa membutuhkan pelumasan.

Melengkapi seluruh kerja istimewa ini, LG Multi V 5 pun dibuat dengan sistem pelumasan canggih bertajuk Smart Oil Management. Sesuai namanya, sensor pada sistem pelumasan ini bekerja secara real-time memonitor keseimbangan pelumasan pada kompresor. Dengan sensor pintar ini, pelumasan benar-benar dapat dilakukan hanya saat diperlukan. Tanpa pelumasan yang terbuang sia-sia, membuat sistem beroperasi dengan optimal sekaligus menjaga ketahanan dari kompresor itu sendiri.

 

Kapasitas ODU Besar

Kinerja kompresor yang lebih baik ini mendukung penuh desain kipas biomimetic (biomimetic fan)inovatif dan penyalur panas 4 sisi (4-sided heat exchanger). Kerja terintegrasi inilah yang kemudian memungkinkan sebuah ODU LG Multi V 5 mencapai 26HP.

Di sisi lain, LG pun mengaplikasikan penelitian dari Departemen Teknik Mesin dan Kedirgantaraan (Aerospace) dari Seoul National University. Hal yang membuat para ahli di balik pengembangan LG Multi V 5 mengambil inspirasi dari sirip ikan paus bungkuk saat merancang kipas pada pendingin ruangan skala gedung LG terbaru ini. Hal ini salah satunya berimbas pada meningkatnya kapasitas hembusan angin yang dihasilkan kipas biomimetiknya.

Ocean Black Fin

Memastikan seluruh kehandalan LG Multi V 5 dapat terjaga performanya untuk rentang waktu panjang, LG menanamkan Ocean Black Fin sebagai penukar panas (heat exchanger) besutannya yang dilengkapi dengan Dual Protection. Perlindungan ganda ini berwujud terapan dua lapisan yang pula terlapisi material khusus pada kedua sisinya.

Sengaja dibuat demikian untuk memastikan LG Multi V 5 terlindung dari berbagai substansi penyebab korosi atau karat. Seperti halnya garam, pasir dan elemen lain yang terbawa angin laut ataupun polusi industrial yang didapat dari lingkungan sekitar.

Sementara kata ‘black’ merujuk pada lapisan khusus berwarna hitam pada penukar panas Ocean Black Fin yang bekerja memastikan air tak terakumulasi berlebih dalam unit. Hal ini berguna untuk meminimalisir kelembaban berlebih pada unit LG Multi V 5. “Berbagai peningkatan pada ketahanan ini disamping memberikan usia penggunaan lebih panjang juga membuat biaya pemeliharaan yang lebih rendah,” ujar Mr. Dae Hyun Kim.(aln/mg8)