Beranda Jateng LPPOM MUI Jateng Ingatkan Mulai 2019 Seluruh Produk Wajib Sertifikasi Halal

LPPOM MUI Jateng Ingatkan Mulai 2019 Seluruh Produk Wajib Sertifikasi Halal

66
BERBAGI
Wakil Direktur I LPPOM MUI Jateng Dr Izuddin saat memberikan materi pelatihan sistem jaminan halal LPPOM MUI di Hotel Pesona jalan Depok Semarang, Senin (15/1). FOTO:ARIS SAEFUDDIN/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. SEMARANG– Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jawa Tengah mengimbau kepada perusahaan produk pangan, obat-obatan dan kosmetika untuk mengurus sertifikasi halal pada setiap produknya. Sejauh ini kesadaran pengusaha baik pengusaha ataupun kecil termasuk rumahan dan PKL mengurus sertifikasi halal masih rendah.

“Sangat minim kesadarannya. Sejak tahun 2012 sampai sekarang, baru sekitar 4.000 perusahaan / pengusaha di Jateng yang mengurus sertifikat halal ke LPPOM MUI Jateng. Itupun, yang aktif saat ini hanya sekitar 1.400-an. Masa berlaku sertifikat halal dua tahun dan harus diperpanjang, ternyata banyak yang tidak memperpanjang sertifikasi,” kata Wakil Direktur II LPPOM MUI Jateng Mochammad Iman, di sela-sela acara Pelatihan  Sistem Jaminan Halal (SJH) oleh LP POM MUI Jateng di Hotel Pesona Jalan Depok Semarang,  Senin (15/1).

Dikatakan Iman, untuk saaat ini mengurus sertifikat halal sifatnya masih sukarela, belum wajib. Namun mulai 2019, adanya sertifikasi halal untuk semua produk adalah wajib menyusul diberlakukannya Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

“Undang-undang itu sudah ditetapkan tahun 2014. Tahun 2007 kemarin, pemerintah dalam hal ini Kemenag sudah membentuk lembaganya. Tahun 2019 nanti, undang-undang itu mulai diberlakukan,” ucapnya.

Padahal kata Iman, jika produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika ada sertfikasi halal dari LPPOM MUI manfaat dan dampaknaya luar biasa. Tidak hanya bermanfaat bagi kemajuan pengusaha atau perusahaan saja, namun juga untuk konsumen.

“Testimone mereka yang sudah memiliki sertifikat halal, sejak ada sertifikat halal bisnisnya semakin berkembang. Produknya  bertambah laris. Disisi lain,  konsemen juga merasa lebih nyaman, aman dan mantep ketika membeli barang-barang yang sudah ada sertifikat halal dari LPPOM MUI, ” ucapnya.

Sementara, Wakil Direktur I LPPOM MUI Jateng Dr Izuddin mengatakan, untuk mengajukan sertifikasihalal ke LPPOM MUI Jateng cukup mudah. Pemohon bisa langsung datang ke kantor LPPOM MUI Jateng di komplek Masjid Baiturahman Semarang atau melalui pendaftaran online di www.halaljateng.or.id. Waktu yang dibutuhkan juga tidak lama, sekitar dua bulan. Biayanya juga cukup murah.

“Selain itu, pengusaha juga diharuskan untuk ikut atau mengutus karyawanya untuk mengikuti pelatihan Sistem Jaminan Halal (SJH) oleh LP POM MUI Jateng seperti  ini,” kata Izuddin.

Pelatihan SJH berlangsung dua hari, mulai Senin (15/1) hingga Selasa (16/1). Peserta pelatihan kali ini sebanyak 32 pengusaha. Pelatihan SJH minimal diadakan sebulan sekali. (saf/biz)

BERBAGI