Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Macromedia Flash Tingkatkan Pemahaman Konsep Array Pada Mapel PBO

Macromedia Flash Tingkatkan Pemahaman Konsep Array Pada Mapel PBO

64
BERBAGI
Antik Hariyanti, S.Kom Guru Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Kendal
Antik Hariyanti, S.Kom Guru Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Kendal

Konsep Array merupakan sebuah tipe data dalam sebuah Permrograman salah satunya digunakan dalam mata pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek dengan java. Array memiliki struktur dan simbol-simbol yang abstrak maka dalam penyampaiannya dibutuhkan metode dan media yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang diajarkan guru. Masih adanya kesulitan guru dalam menanamkan hal-hal yang abstrak kepada siswa menjadi salah satu faktor kurangnya minat siswa dalam mempelajari Pemrograman Berorientasi Objek terutama Array. Oleh karena itu guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses pendidikan diharapkan dapat melakukan inovasi pembelajaran. Diantaranya dengan menerapkan model pembelajaran yang efektif, kreatif, dan melibatkan siswa secara aktif. Agar kegiatan pembelajaran lebih interaktif perlu ditunjang dengan pemanfaatan media pembelajaran dengan tepat.

Perkembagan teknologi di era digital yang pesat saat ini telah memunculkan berbagai software yang dapat dimanfaatkan guru untuk membuat media pembelajaran. Salah satunya adalah Macromedia Flash. Macromedia Flash merupakan sebuah program multimedia dan animasi yang keberadaannya ditujukan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat aplikasi unik, animasi-animasi interaktif pada halaman web, film animasi kartun, pembuatan company profile presentasi bisnis atau kegiatan, dan game flash yang menarik (Anggara, 2008). Macromedia Flash mempunyai fasilitas untuk memvisualisasikan konsep array dengan animasi yang menarik sehingga siswa lebih mudah untuk memahami konsep yang abstrak.

Salah satu kompetensi dasar dalam mata pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek kelas XI RPL adalah Menerapkan dasar dan aturan pemrograman berorientasi objek dimana salah satu materi pokok yang diajarkan adalah tentang tipe-tipe data diantaranya adalah array. Dalam penyampaian materi ini dibutuhkan media agar penanaman konsep array yang abstrak dapat dipahami siswa dengan baik. Media tersebut dapat dimanipulasi, dilihat, didengar dan dibaca serta merangsang pemikiran, perhatian, dan minat siswa dalam mengikuti proses belajar.

Agar pembelajaran materi konsep array ini lebih efektif maka guru dapat menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Model ini digunakan dengan harapan siswa dapat menemukan konsep, makna, dan hubungan klausal melalui pengorganisasian pembelajarn yang dilakukan. Sedangkan media pembelajaran dari Macromedia Flash dapat digunakan sebagai media audio visual dengan cara memanfaatkan sarana pembelajaran multimedia seperti: komputer/laptop, LCD, dan peralatan audio yang dimiliki sekolah.

Kegiatan pembelajaran diawali dengan persiapan sarana, penyampaian tujuan pembelajaran dan identifikasi kemampuan awal siswa. Dilanjutkan dengan pemberian rangsangan berupa pengajuan pertanyaan yang menantang. Media pembelajaran dari macromedia flash dimanfaatkan untuk menemukan konsep array, jenis-jenis array dan fungsi dari array itu sendiri. Siswa mencoba mempraktikan untuk memahami konsep array dengan menginputkan data array kemudian melihat hasil yang ditampilkan.

Macromedia Flash tidak hanya digunakan untuk mempresentasikan array saja tetapi bisa digunakan untuk mempresentasikan materi apa saja tergantung topik yang dibuat. Dengan memanfaatkan media pembelajaran ini akan memudahkan guru dan siswa mengeksplorasi berbagai jenis array. Dengan penerapan aplikasi ini ternyata membuat siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran, mengeksplorasi jenis array dengan bimbingan guru.

Proses penemuan menjadi lebih efektif karena siswa lebih mudah dalam menemukan konsep dan membuktikan teori secara mandiri dengan menggunakan sedikit perhitungan dan manipulasi sederhana. Penerapan aplikasi ini sebagai media pembelajaran dapat melatih siswa untuk berfikir logis, bekerja lebih sistematis dan dapat menambah kreatifitas siswa.

Antik Hariyanti, S.Kom
Guru Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Kendal

BERBAGI