Beranda Jateng Mahasiswa Yogyakarta Asal Jateng Minta TPS Istimewa untuk Pilgub

Mahasiswa Yogyakarta Asal Jateng Minta TPS Istimewa untuk Pilgub

BERBAGI
Pilkada 2018.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Mahasiswa asal Provinsi Jawa Tengah yang sedang menempuh studi di Yogyakarta meminta Komisi Pemilihan Umum Jateng mendirikan tempat pemungutan suara (TPS) istimewa pemilihan gubernur guna mengakomodasi hak pilih yang bersangkutan.

“Perlu TPS istimewa karena ada ribuan mahasiswa dan warga Jawa Tengah di Yogyakarta yang perlu diperhatikan dan diakomodasi guna meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada Jateng,” kata Koordinator Forum Mahasiswa Demokrasi (Formad) Jawa Tengah Amirudin di Semarang, Kamis.

Menurut dia, dalam negara demokrasi semua masyarakat dimana saja berhak dan wajib untuk menyampaikan aspirasinya dalam menentukan siapa pemimpin yang akan memimpin daerahnya sehingga TPS istimewa merupakan hal yang sangat logis untuk diadakan di luar wilayah Jateng untuk mempermudah dalam menampung aspirasi.

Terkait dengan hal tersebut, Formad Jateng mewakili mahasiswa Jateng dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta akan melakukan aksi damai pada Kamis (7/6) di titik nol kilometer pukul 15.00 WIB.

“Dalam aksi tersebut, kami menuntut KPU Jateng untuk terus meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam pilkada Jateng dan terselenggaranya pilkada aman, jujur dan damai,” ujarnya.

Selain itu, Formad Jateng juga menuntut dibuatnya regulasi yang mengatur tentang pengadaan TPS istimewa di Yogyakarta untuk mahasiswa daerah seluruh Indonesia agar dapat berkontribusi dalam pilkada daerahnya masing-masing.

Terkait dengan tuntutan mengenai TPS istimewa, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hingga saat ini regulasinya tidak memungkinkan.

“Agar dapat menggunakan hak pilih, teman-teman mahasiswa dan pelajar dapat pulang menggunakan hak pilihnya dimana yang bersangkutan terdaftar dalam DPT atau mengurus pindah memilih dan melaporkan kepada PPS di lokasi terdekat dengan Yogyakarta, misalnya di Klaten atau Magelang,” katanya.

Yang harus diingat, kata Joko, adalah setiap pemilih yang menggunakan hak pilih harus dapat menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan.
Pilgub Jateng 2018 diikuti dua pasang bakal calon yaitu Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Golkar serta Sudirman Said-Ida Fauziyah yang diusung Partai Gerindra, PAN, PKS, dan PKB. (drh/ant)