Beranda Travelling Kuliner Mampir di Nissin Emporium & Café, Ini Dia Menu yang Lezat dan...

Mampir di Nissin Emporium & Café, Ini Dia Menu yang Lezat dan Sehat

BERBAGI
Lokasi Nissin Emporium & Café yang menyatu dengan showroom aneka produk Nissin setiap hari selalu ramai pengunjung. Menyediakan aneka menu pilihan yang memiliki rasa yang khas. FOTO:ABDUL MUIZ/JATENGPOS

PABRIK roti PT Nissin Biscuit Indonesia selama ini dikenal masyarakat memiliki banyak aneka biscuit dan makanan ringan kemasan. Namun, belum banyak yang tahu jika di area pabrik Nissin ada cafe dan resto yang memiliki banyak keunggulan. Mau tahu menu apa saja yang disajikan?

Lokasi pabrik Nissin terletak di Jalan Raya Semarang-Salatiga KM 23 Ungaran, Kabupaten Semarang, terlihat cukup mencolok karena di depan area pabrik terdapat sejumlah replika kaleng produk Nissin berukur besar. Diantaranya yang seakan menjadi icon adalah replika kaleng Kong Guan biscuit, karena produk ini cukup legendaris, sudah ada sejak jaman kita masih kecil.

Di ujung depan pabrik ini terdapat showroom yang memajang aneka biscuit dan wafer produk Nissin. Nah, letak kafe Nissin berada di sebelah showroom yang terhubung sehingga pengunjung yang membeli aneka produk Nissin bisa menuju langsung ke kafe.

Manager Nissin Emporium & Café, Rema Hartin Santoso ketika ditemui Jateng Pos di kafe mengatakan, letak kafe cukup mudah dijangkau karena menyatu dengan showroom hanya  dibatasi sekat yang bagian tengahnya terhubung. Selain kafe ada juga resto yang lokasinya lebih luas terletak di dalam area pabrik. Akses masuk ke resto melalui pintu samping di ruang kafe.

Green Resto Nissin Emporium & Café

“Ada dua tempat untuk menikmati menu makanan di sini (pabrik Nissin, red) yakni di kafe dan resto. Menu di kedua tempat sama namun yang membedakan adalah jumlah pengunjung. Jika datang sendirian atau bersama teman bisa memesan di kafe. Sedangkan resto biasanya digunakan untuk pengunjung yang datang berombongan atau bersama keluarga besar. Menu yang dipesan di resto biasanya melalui order terlebih dahulu,” ujar Rema.

Kedua tempat makan ini setiap hari tidak pernah sepi pengunjung. Tidak lain, berkat keunggulan menu yang disajikan dengan berbagai varian dan rasa yang khas dan lezat. Diantaranya ada sajian menu unggulan yang menjadi favorit pengunjung, yakni Fried Udon. Menu olahan mie yang di dalamnya terdapat campuran bakso, sawi, timun dan tomat.

“Berbeda dengan menu mie lain. Bahan Fried Udon kita buat sendiri, seperti mie dan bakso kita membuat sendiri. Mie lebih besar lebih kenyal dan enak. Seluruh menu yang kita sajikan juga tidak memakai MSG sehingga lebih sehat dan tidak bikin neg,” jelasnya.

Fried Udon menu spesial yang lezat dan nikmat

Khusus menu mie di sini, lanjut Rema, juga tersedia varian lain yang tak kalah lezat, diantaranya Chicken Noodles yakni sajian mie hijau dengan potongan ayam bumbu, telur, sawi, dan pangsit. Sedangkan makanan pendamping berupa bakso kuah, acar timun dan wortel, dan sambal.

Selain itu, Fried Bihun dengan bahan bihun dan sayuran. Rendang Noodles dengan  bahan  mie kuning, wortel irisan panjang, sawi, dengan lauk potongan telur, dan daging bumbu rendang yang khas. Sekilas menu ini mirip dengan mie ayam Jakarta, bedanya mie lebih besar dan kenyal, dan tentunya rasanya juga lebih lezat dan has.

Menu mie lain favorit lainnya adalah Spaghetti Bolognese, yakni mie spaghetti ala kafe Nissin dengan saus daging ala Bolognese yang kaya rasa dan lezat. Ada juga menu olahan daging yang juga menjadi favorit para pengunjung yakni Oxtail Soup.

Oxtail Soup komplit dengan nasi dan sambal

“Oxtail Soup seperti sop buntut, bedanya dengan di tempat lain, bumbu kuahnya khas ada irisan tomat segar, rasa dagingnya lebih nikmat. Tidak ada lemak dalam kuahnya, dagingnya lembut karena kita melakukan dua kali proses dalam pemasakan,” papar Rema.

Pilihan menu daging lainnya, Iga Sapi Pedas yang cara pengolahannya iga dibakar dengan dicampur bumbu-bumbu ala Indonesia yang khas. Penyajiannya dengan kaldu sapi lengkap nasi jasmine yang harum. Olahan daging lainnya, ada pilihan Tenderloin Steak yang dipanggang di penggorengan hingga sempurna, disajikan dengan saus, kentang goreng dan sayuran.

Menu khas nusantara lainnya yang tersedia di Nissin, yakni aneka varian nasi goreng. Diantaranya, Hot Pot Fried Rice yakni nasi goreng beras merah yang disajikan dalam kuali panas, dengan campuran kacang tanah panggang, polong, wortel, ayam, telur dan pangsit. Sajian beras merah menyehatkan baik untuk penderita diabetes.

“Menu nasi goreng ada 5 varian, ada Hot Pot Fried Rice, Salted Fish Fried Rice disajikan dengan ikan dan telur, Nissin Fried Rice, Green Chili Fried Rice, dan Rendang Fried Rice yakni nasi goreng bumbu rendang dan daging yang khas,” paparnya lagi.

Tentu masih banyak menu lainnya yang tak kalah nikmat, tinggal pengunjung yang menentukan pilihan sesuai selera. Seperti, pilihan Nissin Mixed Grill, Chicken/Beef Wienner Schnitzel, Chicken/Beef Teriaki, Black Pepper Chicken/Beef, Honey Chicken, Kungpao Chicken, Sweet & Sour Chicker/Snapper, Grilled Beep Ribs Soup, Fish and Chips, Fried Chicken Steak, dan lain-lain.

Hot Pot Fried Rice disajikan dalam kuali panas

“Menu utama untuk pilihan pengunjung cukup banyak. Begitu juga menu pendamping makan jumlah juga cukup banyak. Aneka snack, punding, cake dan jajan pasar. Selain itu minuman juga banyak macam pilihan. Aneka jus buah, kopi, teh, dan aneka es krim dapat dipesan sesuai selera,” tambahnya.

Disebutkan Rema, kafe Nissin dibuka pada tanggal 28 Juni 2010 lalu setelah mengetahui anemo masyarakat yang berkunjung ke showroom cukup banyak dan mereka membutuhkan tempat untuk beristirahat sejenak sembari menikmati makanan. Pasalnya, diantara pengunjung kebanyakan berasal dari luar kota yang sedang berwisata dan mampir ke Nissin.

Sedangkan resto Nissin dibuka mulai tanggal 12 Oktober 2017 yang merupakan pengembangan dari kafe, khusus melayani tamu yang datang berombongan atau yang memesan untuk pesta ulang tahun atau kegiatan rapat. Lokasinya berada di dalam pabrik di lantai 3 yang dilengkapi lift.

Letak resto menyatu dengan bangunan museum Nissin. Yakni,  museum yang memamerkan mesin dan peralatan pabrik Nissin yang mulai memproduksi aneka makanan ringan pada tahun 1977 ini.

“Pengunjung resto dapat sekalian melihat-lihat museum Nissin. Lokasinya berada satu bangunan dengan museum. Kami akan memandu jika pengunjung ingin melihat mesin-mesin kuno yang pernah dipakai pabrik Nissin, akan kami jelaskan fungsi dan cara kerja mesin yang masih menggunakan cara manual tersebut,” tandasnya. (muz)

BERBAGI