Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Media Pembelajaran Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Media Pembelajaran Tingkatkan Minat Belajar Siswa

BERBAGI
Mahmud Anna, S.T. Guru SMK Negeri 2 Sragen
Mahmud Anna, S.T. Guru SMK Negeri 2 Sragen

JATENGPOS.CO.ID , – Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai tujuan pendidikan, diantaranya dengan melakukan peningkatan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran dapat berlangsung dengan baik (efektif, efisien dan menarik), jika seorang guru dapat melakukan perubahan dalam menyampaikan materi pelajaran . Media pembelajaran merupakan bagian yang penting dalam sistem pembelajaran. Dengan media pembelajaran proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan efektif karena media pembelajran menyediakan banyak metode dan jenis-jenis media.

Media pembelajaran yang diberikan oleh guru harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Selain itu guru harus menyesuaikan media yang digunakan dengan daya tangkap siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Dengan itu siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal. Media pembelajaran memiliki tujuan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan daya kreativitas dan keaktivan siswa dalam proses pembelajaran. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal menangkap materi yang disampaikan. Media pembelajaran sangat bermanfaat bagi guru dan siswa karena dengan media pembelajaran siswa dan guru dapat dengan mudah menjalankan proses pembelajaran dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Di era modern ini sistem pembelajaran semakin canggih oleh karena itu guru harus selalu mengikuti zaman agar proses pembelajaran sesuai dengan kondisi yang terjadi. Kecenderungan pembelajaran yang membosankan sering terjadi di dunia pendidikan. Hal tersebut terjadi karena cara penyampaian dari guru terlalu monoton sehingga murid merasa bosan. Dampak dari terjadinya rasa bosan sangat berbahaya karena hasil dari proses pembelajaran tidak akan maksimal. Penyelenggaraan pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, diantaranya dengan melakukan peningkatan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran yang terjadi di dalam kelas dapat berlangsung dengan baik (efektif, efisien dan menarik), jika seorang guru dapat melakukan perubahan dalam menyampaikan informasi yang kreatif. Untuk itu, guru harus memiliki wawasan pengetahuan yang luas, mampu memanfaatkan teknologi modern dan potensi lingkungan sekitar, baik proses alamiah maupun sosial untuk dijadikan sebagai sumber belajar dan media pembelajaran.

Media pembelajaran merupakan bagian yang penting dalam sistem pembelajaran. Media pembelajaran dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar. Landasan teoritis yang mendasari penggunaan media pendidikan adalah teori Bruner yang menjelaskan bahwa penggunaan media akan membuat siswa akan memperoleh pengalaman baru dalam belajar. Menurut Bruner (1966:10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar yang saling berinteraksi dalam upaya memperoleh pengalaman, (pengetahuan, keterampilan atau sikap ) yang baru, yaitu : pengalaman langsung (enactive), pengalaman pictorial /gambar(iconic) dan pengalaman abstrak (symbolic). Salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Hamalik (Dalam Azhar Arsyad, Ed. Revisi) mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat  yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis.

Dengan adanya media pembelajaran diharapkan guru dapat lebih kreatif dalam menyampaikan materi kepada siswa. Selain itu guru juga harus mengetahui karakteristik daya tangkap dari siswa agar dapat menyesuaikan dengan media yang akan dibuat agar proses pebelajaran lebih maksimal dan siswa dapat memahami dengan baik dan dapat diingat.

Mahmud Anna, S.T.

Guru SMK Negeri 2 Sragen

BERBAGI